Felice berkeliling di aula dan melihat sekilas beberapa lukisan, namum terkadang dia akan berhenti di lukisan-lukisan tertentu dan memberikan penilaian mental.
Di sekelilingnya, Felice mendapati beberapa orang akan mengeluarkan ponsel mereka dan memotret karya-karya tersebut. Di beberapa waktu, dia juga akan berhenti di dekat beberapa orang dewasa yang mungkin adalah seniman untuk mendengarkan apresiasi mereka.
Ketika Felice mendekati posisi lukisannya dipajang, dia melihat beberapa orang sedang mengamati lukisannya.
"Hei... Detil-detil lukisan ini dibuat dengan sangat bagus."
"Ya, untuk melukis karya ini paling tidak dibutuhkan waktu berhari-hari."
"Pelukisnya pasti orang yang sangat sabar ya."
"Tapi detil-detil ini terlalu sempurna ga sih? Pelukis ini memiliki penglihatan yang bagus atau perfeksionis?"
Yang tidak diketahui orang-orang ini adalah pelukis yang sedang mereka maksud sekarang berdiri di belakang mereka hanya sekitar satu setengah meter jauhnya.
Felice mendengarkan omongan kelompok orang ini dengan sedikit minat. Lukisan yang dibuatnya bertemakan keramaian di tengah kota. Adegan ini berasal dari sepotong ingatan akan kehidupan lampaunya ketika dia tengah menjalankan misi dan sedang menyamar saat itu, tepatnya sudut pandang dari gadis remaja yang sedang bersantai di cafe.
Felice yang tidak tertarik lagi dengan pujian yang hampir serupa itu berniat untuk pindah ke tempat lain. Namun, ketika dia baru saja berbalik, sebuah komentar yang berbeda menghentikan niatnya.
"Sayangnya terlalu kosong."
Felice melihat seorang lelaki tua yang berusia sekitar 60-an sedang menonton lukisan itu dengan serius. Felice tidak tersinggung, dia tahu kelemahannya sendiri. Mendengar komentar yang langsung menunjuk masalah lukisannya ini, Felice tersenyum sebelum pindah untuk melihat-lihat di tempat lain.
Kakek ini memiliki mata yang bagus.
Mengingat potret diri Vendry sebelumnya, Felice berkeliling untuk mencari lukisan Vendry. Setahunya wali kelasnya juga mendaftar dalam pamera…
The Second Life
Bab 18: Pameran Seni (2)
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 31 Episodes
Comments