TAMAN RUMAH SAKIT — MALAM
Udara malam terasa dingin. Taman belakang rumah sakit sepi, hanya suara gemericik air dari kolam kecil dan semilir angin di antara pohon akasia.
Pak Arya datang lebih dulu, berdiri dengan kedua tangan di saku. Matanya tajam menatap jalan setapak di depan, tapi pikirannya entah ke mana.
Beberapa menit kemudian, Rose muncul. Penampilannya sederhana, tapi ada keanggunan yang sulit diabaikan.
“Pak Arya,” ucapnya datar.
Pak Arya menoleh pelan. “Terima kasih sudah datang.”
Suara baritonnya terdengar tenang, berwibawa, tapi ada kelelahan di ujung nadanya.
Mereka sama-sama diam beberapa saat. Hanya angin yang berbicara.
Akhirnya Rose membuka suara.
“Bapak nyari saya kenapa? Bapak udah lihat sendiri kan, saya malah bikin Bapak dan keluarga ribut. Harusnya saya yang minta maaf.”
Pak Arya menatapnya dalam, matanya tajam tapi tidak menghakimi.
“Kalau ada yang salah, itu bukan cuma kamu,” katanya pelan. “Aku juga punya bagian di situ.”
Rose menggenggam map di tangannya, berusaha menahan gejolak dalam dada.
“Jadi sekarang apa maksud Bapak datang ke sini? Masih mau terusin… hubungan ini?”
Pak Arya menatap langit sesaat sebelum menjawab.
“Aku banyak berpikir, Ros. Tentang apa yang seharusnya kulakukan.”
Ia berhenti sejenak, lalu melanjutkan dengan nada mantap, “Tapi aku juga bukan orang yang bisa pura-pura nggak merasa apa-apa.”
Rose menatapnya lurus, lalu berkata pelan, “Kalau begitu, saya ingin kejelasan.”
Pak Arya mengangkat alis sedikit. “Kejelasan?”
Rose mengangguk, suaranya tenang tapi tegas.
“Bapak selalu bilang saya spesial. Tapi saya butuh tahu — semua itu cuma rasa simpati, atau memang Bapak punya niat sungguh-sungguh? Karena kalau benar Bapak tulus, buktikan. Nikahi saya.”
Kata-kata itu membuat udara di sekitar mereka membeku.
Pak Arya tak langsung menjawab. Ia hanya menatap Rose lama — dalam keheningan yang menekan.
Beberapa detik kemudian, ia menarik napas dalam-dalam, suaranya tetap rendah namun tegas.
“Kamu tahu apa yang kamu minta itu bukan…
Derita Ayu Ratapan Anak Tiri
Saat Kejelasan Jadi Jawaban
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 62 Episodes
Comments