Kenapa rasanya sesakit ini?
Zoya melangkahkan kakinya menjauh dari kelas tersebut. Berada di dekat Riyu selalu membuatnya kesakitan. Entah disakiti fisik ato psikisnya. Ia memejamkan matanya, takut air kesedihan yang dari tadi menggenangi kelopak matanya jatuh bercucuran. Ia menghela nafas panjang, berusaha menenangkan diri dari kejadian menyakitkan barusan.
"Gue capek! Argh!" Zoya meremas rambutnya frustasi. Ia sangat mencintai Riyu tapi ia juga muak jika selalu disalahkan atas kesalahan yang tidak pernah dibuatnya.
Felly dan Lavanya berusaha menenangkan sahabatnya. Baru kali ini mereka berdua melihat Zoya yang biasanya badas kini terlihat rapuh.
"Udahlah beb. Ngapain sih elo masih mikirin dia? Dia aja nggak pernah mikirin perasaan elo. Elo pantas dapat yang lebih baik." Nasehat Lavanya untuk sang sahabat.
"Gue ngerasa kesel aja. Gue__Gue kadang heran sama Riyu segitu buruknya kah gue dimata dia, Sehina itukah dirinya sampe berteman dengan sahabatnya aja nggak boleh. Padahal Mario fine fine aja. Dan gue benci sama diri gue sendiri karena masih menyisakan sekeping rasa untuk dia." Tuturnya menunduk.
"Udah nggak usah sedih. Elo taukan pelangi itu nggak akan muncul sebelum hujan. Anggap aja ini ujian sebelum elo ketemu dengan yang di takdirkan." Ucap Lavanya bijak.
"Ah kok teman gue bisa jadi pujangga gini sih? So sweet." Kata Zoya merangkul kedua sahabatnya.
Tanpa mereka sadari ada seseorang yang menatap benci kepada mereka terutama kepada Zoya.
"Gue nggak bakal biarin elo dapatin semuanya Zoya. Dunia ini nggak adil kalo elo bisa dapatin segalanya.'' Ucap gadis tersebut sebelum berlalu.
......................
Sepulang sekolah tanpa sengaja Riyu, Zoya dan Citra berpapasan di parkiran saat mereka akan mengambil mobil masing masing.
"Hai Zoya!" Sapa Citra dengan senyuman.
Zoya yang disapa hanya melirik sinis dan melanjutkan langkahnya.
"Dasar maleficent " Gumamnya lirih.
"Udah Cit, cewek kayak dia nggak pantas kamu baekin."Tutur Riyu sambil mengusap rambut Citra lembut…
ZOYA
KENAPA RASANYA SESAKIT INI
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 35 Episodes
Comments