Daven baru saja memarkirkan kendaraannya dengan sempurna di halaman rumahnya.
"Ayo, turun!" seru Daven saat melihat Indira hanya memandangi rumah tinggalnya itu dari dalam mobil.
"Rumahmu bagus", ujar Indira berdecak kagum.
"Tapi ini tidak sebagus rumah mertuamu sebelumnya."
Indira mengernyitkan keningnya. Otaknya sedikit oleng mengartikan ucapan Daven barusan. Kata mertuamu sebelumnya berarti ambigu bagi Indira, seolah-olah rumah yang ada dihadapannya saat ini adalah rumah mertuanya sekarang.
"Kenapa bengong?" tanya Daven saat membuka pintu di sebelah Indira.
"Bukan apa-apa", sahut Indira, lalu dia keluar dari dalam mobil dan berjalan menuju pintu masuk. "Apa kedua orang tuamu tak akan memarahiku?" Indira berhenti sejenak, dia sedikit ragu untuk meneruskan langkahnya.
"Jangan takut. Papa dan mamaku orangnya baik kok."
Indira kembali melanjutkan langkahnya menuju pintu. Belum sempat Daven memencet bel, mama Daven sudah membuka pintu.
"Hai Dira, apa.kabar?" sambut mama Daven dengan ramah. "Ayo, kita masuk." Sang mama langsung menggandeng tangan Indira, mereka berjalan masuk bersama-sama mengabaikan Daven dibelakang mereka.
Indira kembali berdecak kagum saat melihat nuansa putih menghiasi rumah yang tampak mewah itu.
"Ayo, duduklah. Tante sudah banyak mendengar cerita tentangmu dari Daven. Katanya beasiswa Dira di cabut karena Theo, cucu pemilik kampus itu."
Indira terdiam sejenak, sebelum menjawab mama Daven. "Sebenarmya dia itu sua..."
Suara nada dering ponsel Rita, mamanya Daven itu mengalihkan perhatian Rita dan Indira. "Tante angkat telpon sebentar ya", ucapnya seraya menggeser tombol hijau di layar ponselnya itu. Lalu dia berjalan menjauhi Indira.
Sembari menunggu mama Daven berbincang di telepon, Indira mencoba melihat satu foto lama yang di pajang di dinding. "Ini pasti foto Daven sewaktu kecil, lucu juga", ucapnya bergumam namun di dengar oleh Daven.
"Siapa yang mengizinkanmu melihat foto itu?" suara Daven tepat di belakang Indira membuat Indira kaget.
"Sejak…
Love Me Tender
Maafkan Aku Dira
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 103 Episodes
Comments
triana 13
lanjut kak seru abis
2023-06-22
0
mom mimu
biar makin semangat aku daratkan satu iklan kak, lanjut semangat 💪🏻💪🏻💪🏻
2023-06-16
0
Vincar
beruntung si Daven, punya orang tua yang perhatian 💫
2023-05-05
1