Dokter pun meminta cinta untuk berbaring, dan dokter mulai memeriksa cinta, saat itu Guna masih setia di samping nya.
Setelah dilakukan tes darah, dokter pun memberikan sebuah alat kepada cinta .
Namun cinta terlihat bingung melihat alat itu.
"Dokter apa yang harus saya lakukan dengan alat ini?" tanya cinta bingung.
"Sekarang ayo ikut dengan saya!" ajak dokter.
Dan saat itu Guan diminta menunggu bersama sita, dan Hanya cinta uang masuk ke kamar mandi.
Guna sedikit khawatir, apalagi cinta sedang pusing kepalanya. Namun Guna juga tidak bisa menghalangi pemeriksaan dokter.
Tak berpa lama cinta terlihat keluar dari kamar mandi, dengan membawa alat yang diberikan dokter, dia sudah melakukan semuanya sesuai dengan petunjuk dokter yang memeriksa dirinya.
"Bagaimana nona cinta?" tanya dokter.
"Saya sudah melakukan semuanya dokter."
"Apa semua sudah benar?" tanya dokter.
"Saya sudah melakukan sesuai dengan yang dokter ajarkan."
"Kalau begitu ayok duduk!" pinta dokter itu sambil tersenyum.
"Mana alat yang tadi saya berikan?" tanya dokter.
Cinta yang saat itu masih menggenggam Lat yang diberikan dokter pun, buru-buru memberikannya kepada dokter.
Wajah cinta tanpa gelisah dan khawatir, dia takut kalau tenyata dia di diagnosa sakit parah, bagaimana dengan bunda dan salsa.
Begitu menerima benda yang diberikan cinta, dokter itu pun tersenyum. Guna dan sita uang melihat hal itu pun berpikir semua baik-baik saja.
"Tidak da yang serius dokter?" tanya Guna.
"Tentu saja tidak." jawab dokter tersebut.
Dokter Anita, bangun dari duduk nya dan dan mengulurkan tangan ke arah Guna .
"Selamat ya tuan Guna!" ucap dokter
Guan masih terlihat bingung dan belum menyambut uluran tangan dari Dokter tersebut.
"Selamat untuk apa dokter?" tanya Guna heran.
Namun karena dia merasa tidak enak, dia pun menyambut uluran tangan dokter Anita yang saat itu memeriksa cinta.
"Selamat ya tuan Guna sebentar lagi akan menjadi ayah."
"Ayah?" tanya Guna belum paham.
Apalagi sita saat itu terlihat begitu kaget…
Prahara Rumah Tangga
Cinta hamil
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 45 Episodes
Comments