Nara berjongkok menyamakan tingginya dengan anak itu yang kisaran berumur 9 tahun.
Nama kamu siapa? Kamu butuh obat buat apa dek? " Tanya Nara.
Anak itu tertunduk dan seperti menahan tangis.
"Nama aku Rizki ka, ibu ku sedang sakit aku tidak punya uang untuk membeli obat ibu.. " Jawab nya.
Ya allah kasian sekali, emb boleh kaka lihat kondisi ibu kamu?" Tanya Nara.
Anak itu hanya mengangguk, iya mengajak Naura dan yang lain ke rumah nya.
Kawasan yang terbilang tidak layak huni di bawah kolong jembatan, terdapat sebuah rumah kardus yang sudah kumuh.
Dari mereka berempat Lani lah yang paling cengeng, iya tak kuasa menahan kesedihan nya melihat keadaan Riski dan ibu nya.
Hiks.. Hiks.. Hiks..
Maria pun menyikut tangan lani.
"Sut.. Lho kalo mau nangis bisa di tahan dulu gak si? Bisik mega. "Hiks.. Hiks.. Gue sedih mega lihat kondisi mereka.. Ucap Lina sambil mengelap ingus nya.
Ya gue juga sedih tapi tahan napa si, kita lihat kondisi ibu nya anak ini dulu.. " Ucap maria.
Saat mereka masuk ke rumah kardus itu, mereka melihat seseorang terbaring di lantai yang beralaskan kardus.
Dek, itu ibu kamu?" Tanya Sindy.
"Iya ka.. " Jawab nya.
"Udah berapa lama ibu kamu sakit?" Tanya Nara. "Udah lama ka.."
Guys kita bawa ibunya Rizki ke rumah sakit ya, masalah biaya biar gue yang tanggung.." Ucap Nara.
Teman-teman nya mengangguk setuju, akhirnya mereka membawa ibu Rizki ke rumah sakit terdekat.
Sesampainya di rumah sakit ibu nya Rizki langsung di beri penanganan di ruang UGD.
Mereka pun menunggu hasil pemeriksaan.
Tidak lama dokter pun keluar. Bagaimana kondisi beliau dok?.. " Tanya Nara.
Kondisi pasien semakin memburuk, sudah lama pasien mengidap penyakit tipes.. " Jawab sang dokter.
"Tolong berikan yang untuk ibu nya anak ini dok, mereka tidak punya sanak saudara " Ucap Nara. terbaik
"Kami akan melakukan yang terbaik tapi semua kita serahkan lagi dengan yang di atas.. " Ucap dokter.
Rizkii yang tidak paham dengan pembicaraan dokter pun menghampiri Nara. Ka apa ibu bisa sembuh? Aku t…
Dicintai Badboy Tampan
bab12
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 35 Episodes
Comments