Menemui Ayah dan Ibunda, Salwa sangat bahagia. Bahkan untuk mengantar Salwa pun Randy nggak bisa, karena sibuknya pekerjaan. Dia hanya titip salam dan mentransfer sejumlah uang kepada Ayah dan Ibu mertua.
Awalnya, Randy berniat mengutus sang asisten untuk mengantar Salwa, namun wanita itu menolak. Sudah lama nggak pulang ke desa dengan menaiki bus, dia rindu suasana seperti itu.
Berbekal koper berukuran sedang, Salwa sudah memberi kabar kepada kedua orang tuanya. Hanif di utus untuk menjemput sang Kakak di halte. Baru saja memasuki jalan utama desa tersebut, bus yang Salwa tumpangi mogok, tepat di jembatan besar. Semesta kembali menguji kesabaran seorang Salwa, membawa diri ke sebuah warung kecil di dekat jembatan itu, sang hujan begitu deras menyapa bumi"Akh!! aku seolah lupa dengan ramalan cuaca di ponsel, seharusnya aku membawa payung!" gumamnya. Para penumpang yang keluar gegas kembali masuk ke dalam bus. Lumayan berjarak dari bus yang mogok itu, mau nggak mau Salwa menunggu di depan warung dengan koper di sampingnya, alih-alih berlari dalam hujan menuju bus. Udara sejuk di desa yang asri itu seketika semakin dingin, perlahan membuat tubuh kecil itu menggigil. Memeluk diri sendiri, Salwa mencoba menenangkan tubuhnya yang bergetar.
Sebuah payung terulur ke hadapan Salwa.
"Eh! payung ini!!" seru sang hati.
Wanita ini mengangkat pandangan, demi melihat sosok yang mengulurkan payung tersebut padanya.
Seorang pria tinggi tegap dengan rambut hitam legam. Hidung yang mancung, garis rahang yang tegas, dan memiliki tahi lalat di bawah matanya. Sejenak bertemu pandang, Salwa mengingat sosok yang dahulu juga memberikan payung tersebut kepadanya. Waktu itu sang pemberi payung mengenakan masker berwarna hitam, dan memakai kacamata.
"Ya, sorot mata yang sama. Apakah dia orang yang sama juga?" tanya Salwa dalam hati.
"Ahmad Real Estate" Salwa bergumam namun hanya dalam hati. Ya, siapa yang nggak tau dengan perusahaan ternama itu. Sebuah perusahaan pengembang dalam berba…
Memeluk Kekasih Dalam Doa
Gagal fokus
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 89 Episodes
Comments
ZasNov
Karena hatimu memang sudah terpaut pada Enda, Yasmine.. 🥰
2023-05-28
0
ZasNov
Kayaknya emang udah lama merhatiinnya.. bahkan sangat lama.. 😆
2023-05-28
0
ZasNov
Semoga akhirnya Salwa sadar, kalau yang dia maksud adalah orang yang sama..
2023-05-28
0