Pagi datang, dan Kei tersenyum melihat sang koko sudah memasakan miswa buatnya, sejenis mihun berwarna putih, tekstur lebih lembut.
" Koko bawa ini di koper, jadi aman Kei, jangan makan mie instant."
Kei tersenyum.
" Daging koko bawa lapciong, enak kan Kei, di oseng udah mantul".
( Lapciong sejenis daging , lumayan empuk ,seperti sosis).
Kei mengangguk.
" Kalau koko sampai bawa telur ,bakalan jadi bubur ,hehehehe."
" Benar Kei."
" Hmmmm...makan makan sendiri, gini nih, ada makanan enak ,aku di lewatkan, " ledek Gaby.
" Aku juga di kasi gratisan lohh, aku hanya bawa kuaker buat sarapan."
" Aduh kuaker samaku Kei, hanya buat geli geli oerut, gak kenyang. Aku makan seperti kuli bangunan, tahu sendiri kan," ujar Gaby .
Kei dan Ming hao pun tertawa .
" Makanlah, ini ada koko ku masak, lumayan banyak."
" Tada....,ini steak beef Kei, kesukaan kamu. Aku bawanya beku, kan semalam dingin, aku buat di luar, jadi es batu juga, hehehe, jadi tadi aku panasin, tapi aku udah seduh mie instant."
" Aku di larang makan mie instant sama bodyguard ,padahal enak banget....".
" Sesekali boleh ya ko."
" Hmmm...," ujar Ming Hao.
Kei pun tersenyum .
Mereka pun makan, Kei melihat pria itu jauh di barak ujung, makan makanan kalengan. Kei kembali menunduk perlahan melahap makanan nya.
Buat korban bencana, Kei dan relawan mengambil makanan yang di masak di dapur umum. Kei melihat orang jepang kalau menata makanan sangat rapi.
Mereka membantu pasien , membawakan makanan dan air bersih. Kei sudah bersih bersih, hanya sikat gigi dan membasuh wajahnya, ketersediaan air bersih masih sangat kurang.
Tiba tiba guncangan pun terjadi, guncangan yang lumayan , Kei yang berdiri menjadi oleng dan sesosok tubuh mendekapnya di tengah ketakutan. Sampai guncangan itu berhenti beberapa detik, Kei baru melepaskan dirinya
" Ma..ka...sih...ko...., " ujar Kei sambil menatap sosok yang memeluknya.
Kei terdiam karena sosok itu bukan sosok Ming Hao seperti yang dia duga. Sosok itu lebih tinggi dari Ming hao dan begitu…
Suamiku Swat
Salah Peluk
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 182 Episodes
Comments