Zion Sakti keluar dari kamarnya dan langsung menghampiri Ferry yang baru pulang dari bekerja di luar. Ia menatap pria yang sedang melangkahkan kakinya masuk ke dalam rumah itu dengan perasaan kesal yang luar biasa.
Nampaknya pria itu sedang sangat ingin menanyakan sesuatu yang sangat menggangu perasaannya pada sang kakak.
"Abang janjian sama Mini ya, sampai pergi dan pulangnya samaan?" tanyanya langsung to the point. Ferry langsung tersentak kaget dan mengangkat wajahnya. Ia balas menatap Zion.
"Lho kok nanyanya kayak gitu? Kami berdua gak janjian. Tadi pagi 'kan hujan dan kamu lihat sendiri kalau itu adalah kehendak alam." Ferry menjawab dengan santai kemudian berlalu dari hadapan adiknya.
"Lalu? Yang tadi juga kehendak alam?" tanya Zion lagi. Ferry langsung menghentikan langkahnya ke dalam rumah. Ia berhenti dan berbalik.
"Heh dengarkan aku ya. Aku lihat Mini itu turun dari Bus di halte depan. Jadi karena aku kebetulan lewat ya aku ajak aja ikutan pulang." Jelas Ferry dengan tatapan lurus kedalam mata tajam adiknya.
Zion mendengus. Ia tak suka mendengar jawaban seperti itu dari kakaknya. Entah kenapa ia merasa kalau kakaknya itu memang mempunyai perasaan pada istrinya sesuai kecurigaannya dulu.
"Emangnya kenapa? Kamu gak suka?" Ferry balik bertanya dengan tatapan berkilat.
"Iya Bang. Aku tidak suka. Aku lebih suka kalau abang tidak dekat-dekat dengan istri aku." Zion menjawab dengan tatapan yang sama.
"Kalau kamu tidak suka, kenapa kamu gak nyediain waktu untuknya. Kamu sebenernya sakit atau kenapa sih? Kasihan istrimu!" Ferry membalas dengan wajah mengeras marah.
"Apa kepalamu ingin dibenturkan ke tiang atau ke tembok? Ayo bilang saja dan tidak usah mengatakan apapun lagi." lanjutnya lagi.
"Apa peduli mu pada istriku bang? Aku tahu betul kalau bang Ferry sebenarnya ingin menggantikan aku 'kan?" Zion semakin berani menyerang perasaan sang kakak.
"Heh , maksudmu apa Yon. Kamu tidak sedang mengatakan kamu cemburu padaku 'kan?"
"Abang berpikir kalau aku cemburu? I…
Impian 3 Dara
Bab 9 Hanya Pura-pura
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 60 Episodes
Comments
☠ᵏᵋᶜᶟ Fiqrie Nafaz Cinta🦂
awas amnesia beneran....
nty bingung sendiri tak bisa merasakan apa itu belaian mersa
2023-05-11
0
yuuuu123
oh ternyata pura2
2023-05-08
0
Mammeng
sambal goreng...enakk tu...🤣
2023-05-05
1