Naomi belum menyadari kalau ada sepasang mata memandangnya dari tadi dengan tatapan yang tajam, tidak beralih kemanapun memandangnya melayani beberapa pelanggan toko yang sedang membeli roti.
Saat Naomi melihat kearah pintu, barulah dia menyadari kalau sepasang mata itu memandangnya.
Dan, tentu saja membuat Naomi terkejut, mata tajam Jacob memandangnya tidak berkedip.
"Kak..!" gumamnya dengan raut wajah kaget.
Jacob dengan cepat berjalan mendekat, dan sontak membuat Naomi mundur selangkah.
"Kenapa kau ada disini..jelaskan padaku!" Jacob berdiri tepat didepan Naomi.
"A..aku..!" Naomi jadi gugup, dia telah berbohong pada Jacob.
"Tadi kau katakan ada urusan dengan teman..malam baru pulang, inikah yang namanya urusan itu?" tanya Jacob dengan tajam.
"Aku rencananya malam nanti akan jelaskan padamu kak...kenapa kakak tahu aku ada disini?" tanya Naomi balik, dia mencoba untuk melunakkan hati Jacob yang marah.
"Kalau bukan karena klien ku menjanjikan bertemu dicafe cepat saji di seberang jalan sana..aku tidak akan tahu kau ternyata bekerja ditoko roti!" kata Jacob masih dengan nada yang marah.
"Maaf kak..aku salah, aku ingin bekerja kak..menghasilkan uang sendiri, waktu dikampung aku juga bekerja paruh waktu juga untuk biaya kuliahku...karena kakak yang telah membiayai kuliahku, jadi aku ingin mendapat uang sendiri untuk uang saku ku kak..tidak ada maksud lainnya!" kata Naomi menjelaskan.
Jacob menekan pelipisnya, dia tidak menyangka Naomi perlu uang saku.
"Kenapa kau tidak katakan padaku kalau butuh uang saku...aku bisa berikan padamu kalau kau butuh!" kata Jacob.
"Tidak kak..aku ingin berupaya sendiri, aku harus mandiri!"
"Naomi..kau sekarang adalah tanggung jawabku, apapun kebutuhanmu..aku akan penuhi, tidak perlu bekerja!" ujar Jacob dengan nada yang kesal.
Jacob merasa kalau Naomi tidak ingin bantuannya, dan tidak ingin lebih dekat lagi padanya.
"Aku ingin mandiri kak..dan ingin bertanggung jawab dengan diri sendiri!" kata Naomi menjelaskan.
"Aku bisa memberikan apa p…
Jangan Mendekat Gadis Kecil
42. Jacob tidak senang.
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 113 Episodes
Comments
Sumini Ningsih
yah marah marah mulu si bos ini
2026-01-26
0
galaxi
yah begitulah kadang2 manusia...byk org diluar sana yg menginginkan hidup berkecukupan kuliah tinggal kuliah tanpa memikirkan biaya dan tempat tinggal tp disisi lain org yg udh berada dizona itu malah ingin mandiri....heh apa itu mandiri...semua udh dicukupi koq pingin mandiri🤦🏼♀️🤦🏼♀️andai kau tau diluar sama byk yg ingin menduduki posisimu naomi.....
2024-07-18
5
Sandisalbiah
" jadi Naomi butuh uang saku " hadeh.. jd speechless dgn pemikiran Jacob.. ya jelas lah Naoni butuh uang saku buat pegangan gimana sih.. ok kebutuhan nya di rumah mungkin sudah terpenuhi tp yg namanya cewek kan punya keperluan lain tuan Jacob..!!
2024-07-18
0