BAB 3 - Kolam Seribu Petir

Lin Chen saat ini berumur 1 tahun, dan di umurnya saat ini merupakan hal yang dinanti nantikan oleh Lin Chen karena Lin Chen dapat memasuki sebuah tempat yang merupakan tempat yang hanya bisa dimasuki oleh pewaris klan Lin.

Sebenarnya Lin Chen dapat memasuki tempat itu waktu sejak pertama kali dia dilahirkan, akan tetapi menurut ayahnya tubuh Lin Chen belum sanggup memasuki tempat itu. Jadi menunggu untuk tubuh Lin Chen lumayan bisa mengendalikan dirinya kemudian saat itu juga Lin Chen akan dibawa ke tempat itu.

Lin Chen dan orang tuanya memasuki tempat itu dan mata Lin Chen begitu takjub karena ini merupakan kunjukan kedua kalinya memasuki tempat itu.

"Tempat ini tidak berubah sama sekali!"

Lin Chen melihat bahwa tempat itu berada di sebuah goa dimana goa itu terletak di wilayah klan Lin dan dijaga ketat oleh penjaga klan Lin.

Lin Chen melihat di goa itu terdapat sebuah kolam kecil memiliki sebuah energi yang luar biasa.

"Kolam seribu petir!"

Itu merupakan kolam yang dulu Lin Chen masuki, syarat yang harus dilakukan adalah harus berendam di kolam itu dimana kolam itu memiliki energi pancaran sebuah sengatan listrik yang tinggi.

Kolam itu merupakan kolam yang harus diwariskan kepadan pewaris klan Lin, dimana hanya pewaris klan Lin yang pantas memasuki kolam itu.

Kolam itu memancarkan energi listrik yang tinggi, namun efek sengatan itu tidak berpengaruh kepada bayi. Oleh karena itu hanya bayi lah yg bisa memasuki kolam itu.

Manfaat dari kolam itu adalah memperkuat tubuh, tulang, serta membantu tubuh dapat mengumpulkan tenaga dalam dengan lancar.

Kolam itu juga dapat memperbaiki meridian dan dantian seseorang agar dapat berkultivasi dan mengisi qi didalam tubuhnya dengan qi murni dari pembersihan melalui kolam seribu petir.

Manfaat ini dapat dirasakan dengan jelas apabila bayi itu dapat menahan nafasnya didalam kolam itu, semakin lama bayi itu menahan nafasnya dan berada di kolam itu maka semakin besar pula manfaatnya.

Di kehidupan sebelumnya Lin Chen hanya mampu menahan nafasnya selama 2 menit dan hampir tenggelam.

Manfaat yang didapatkan oleh Lin Chen pun tidak main main karena dapat memperkuat tubuhnya walau tidak begitu besar.

Keuntungan itu juga yang membuat tubuhnya dulu tidak mati karena diserang oleh kelompok misterius saat berumur 4 tahun.

Lin Chen juga dulu mampu mempelajari seni bela diri dari klan demonic dengan jenius bahkan dengan umurnya yang muda mampu menjadi seorang jendral terkuat di klan demonic.

Namun di saat ini Lin Chen benar benar mau mengambil semua keuntungan dari kolam ini dan berniat untuk tidak menyisakan apapun.

Lin Chen akhirnya mulai masuk ke dalam kolam tersebut.

Lin Chen juga mengambil nafas yang banyak sebelum masuk ke dalam kolam itu agar dapat berlama lama di dalam kolam dan mendapatkan banyak manfaat dari kolam itu.

Lin Chen pun mulai menahan nafasnya.

"Aku pasti bisa!"

Terdapat sengatan sengatan yang dirasakan oleh Lin Chen namun Lin Chen tetap menahan semuanya agar dapat meningkatkan kekuatannya.

"Sayang apakah Chen'er baik baik saja? apakah kita bisa menundanya saja? Aku kasihan melihat anak kita yang baru berumur 1 tahun harus merasakan tenggelam di kolam itu.." Yin Hua sangat mencemaskan Lin Chen dimana memang seharusnya anak yang bahkan belum pernah belajar berenang atau menahan nafas harus dicelupkan ke sebuah kolam yang penuh sengatan listrik.

"Hua'er tenang saja, anak kita pasti bisa melalui ini semua, dan aku yakin anak kita adalah anak yang luar biasa!" Lin Hu meyakinkan Yin Hua agar tidak merasa cemas akan kondisi Lin Chen.

"Em baiklah tapi jika ada sesuatu yang sedikit saja ada yang buruk tolong lindungi anak kita dan cepat bawa dia dari dalam kolam itu," ucap Yin Hua memohon kepada Lin Hu.

"Tenang saja sayang, aku akan memastikan anak kita tetap baik baik saja," ucap Lin Hu sambil merangkul istrinya dan menenangkan istrinya.

Didalam kolam, Lin Chen sudah menahan nafasnya selama 5 menit. Itu merupakan pencapaian yang sudah melebihi di kehidupan sebelumnya.

Namun hal yang diraskan Lin Chen adalah tekanan airnya semakin berat, serta sengatannya semakin bertambah kuat.

Namun hal itu tetap Lin Chen tahan, karena Lin Chen dulu sudah pernah merasakan sakit yang luar biasa melebihi sakit yang dirasakannya saat ini.

"Aku tidak akan menyerah, dan batasku belum sampai disini! Aku masih bisa!"

Lin Chen fokus dan mengosongkan pikirannya membiarkan seluruh sengatan listrik itu mengaliri seluruh nadi dan seluruh organ orang tubuhnya.

Lin Chen merasakan bahwa melakukan perlawanan terhadal arus listrik merupakan hal yang bodoh dan dapat mengakibatkan fatal, apalagi tekanan airnya yang semakin berat menambah arus listrik itu menjadi tidak beraturan.

Hal yang harus dikakukan Lin Chen adalah merasakan arus itu memasuki seluruh tubuhnya dan merasakan bahwa listrik dan tubuhnya menjadi satu kesatuan.

Tindakan yang dilakukan Lin Chen adalah tindakan yang begitu jenius, bukan hanya menjernihkan pikirannya bahkan tubuhnya pun semakian kuat.

Tubuh Lin Chen seakan akan merupakan sebuah tubuh yang sudah kebal terhadap listrik karena memang listrik itulah tubuh Lin Chen.

Berkat pencerahan itulah membuat Lin Chen mampu menahan nafasnya semakin lama didalam kolam itu.

Yin Hua merasakan kepanikan luar biasa karena Lin Chen sudah berada di kolam selama 20 menit,

"Sayang apakah Chen'er baik baik saja! Ini sudah 20 menit dan belum ada tanda tanda dari anak kita!" Yin Hua sangat mengkhawatirkan Lin Chen, karena Yin Hua sangat menyayangi anaknya dan tidak mau anaknya kenapa napa.

"Hua'er tidak perlu khawatir, anak kita merupakan anak uang jenius, dan sekarang dia sedang berada di kondisi memahami sebab akibat dari kolam itu, tenang saja sayang, anak kita pasti baik baik saja," Lin Hua tersenyum lebar melihat Lin Chen yang dapat menahan diri selama 20 menit di kolam itu itu merupakan pencapaian yang tinggi bahkan hampir menyamai Lin Hu dulu yaitu 25 menit.

Didalam kolam Lin Chen semakin merasakan tekanan yang semakin berat, itu merupakan hal yang wajar karena semakin tinggi seseorang melangkah semakin tinggi juga kesulitan yng dirasakan.

Saat ini Lin Chen akhirnya mampu menahan diri selama 25 menit, hal itu membuat Lin Hu tertawa dan begitu senang karena anaknya mampu mencapai pencapaian ayahnya.

"Hahaha Hua'er lihat anak kita, anak kita mampu mencapai menahan nafasnya seperti aku dulu waktu kecil selama 25 menit hahaha," ucap Lin Hu kepada Yin Hua begitu senang.

"Aku juga senang karena pencapaian anak kita sudah mampu mencapai pencapaianmu, namun apakah kamu yakin anak kita masih mampu bertahan? Aku harap kamu dapat memastikan hal yang tidak aku inginkan terjadi!" Ucap Yin Hua yang senang karena anaknya merupakan jenius dan luar bisa namun tetap khawatir karena 25 menit merupakan pencapaian terlama bahkan Lin Hu dulu tidak sadarkan diri setelah mencapai 25 menit.

Terpopuler

Comments

Tian

Tian

lin chen 25 menitಥ_ಥ

2023-05-14

1

Jimmy Avolution

Jimmy Avolution

Terus....

2023-05-12

0

lihat semua
Episodes
1 BAB 1 - Era Kehancuran
2 BAB 2 - Bereinkarnasi!
3 BAB 3 - Kolam Seribu Petir
4 BAB 4 - Penyakit Maag
5 BAB 5 - Metode Pengobatan!
6 BAB 6 - Pertunangan?
7 BAB 7 - Kesetiaan!
8 BAB 8 - Paviliun Elang Emas?
9 BAB 9 - Wanita Bercadar!
10 BAB 10 - Tingkat Pendekar!
11 BAB 11 - Penyakit Aneh!
12 BAB 12 - Investasi
13 BAB 13 - Latihan Full!
14 BAB 14 - Duel!
15 BAB 15 - Kedatangan Lin Zhou
16 BAB 16 - Aku Kalah
17 BAB 17 - Tekanan!
18 BAB 18 - Sebuah Syarat!
19 BAB 19 - Akhir Pertarungan!
20 BAB 20 - Klan Tang
21 BAB 21 - Bing Mei
22 BAB 22 - Tang Rui
23 BAB 23 - Pedang Dari Kakek
24 BAB 24 - Masa Lalu Lin Hu
25 BAB 25 - Dalam Perjalanan!
26 BAB 26 - Jatuh Ke Jurang!
27 BAB 27 - Mata Indah!
28 BAB 28 - Wilayah Yang Indah
29 BAB 29 - Suku Elf
30 BAB 30 - Pewaris?
31 BAB 31 - Sebuah Tawaran
32 BAB 32 - Sangat Penasaran
33 BAB 33 - Menjadi Kultivator!
34 BAB 34 - Cincin Penyimpanan
35 BAB 35 - Wajah Memerah
36 BAB 36 - Apa Itu Cinta?
37 BAB 37 - Elemen Khusus
38 BAB 38 - Tubuh Suci Surgawi
39 BAB 39 - Dewa Kegelapan!
40 BAB 40 - Daging Panggang
41 BAB 41 - Naluri Seorang Ibu
42 BAB 42 - Reruntuhan Kuno
43 BAB 43 - Teknik Langkah Seribu
44 BAB 44 - Warisan Sang Dewa Pencuri Dan Bayangan Yang Terkunci
45 BAB 45 - Jejak Malam Dan Mata-mata Klan Tang
46 BAB 46 - Tekanan Seorang Ayah Dan Strategi Subuh
47 BAB 47 - Penyergapan Di Jalur Utama Dan Pergerakan Sang Jenius
48 BAB 48 - Akhir Dari Sang Pengkhianat Klan Tang
49 BAB 49 - Rencana Besar Di Kota Perbungaan
50 BAB 50 - Pertemuan Kembali Dan Kesepakatan Baru
51 BAB 51 - Bakat Yang Tersembunyi Di Jalanan Kota
52 BAB 52 - Pertapa Senjata Berat Dan Awal Latihan Fisik Ekstrem
53 BAB 53 - Gerakan Rahasia Klan Tang Dan Persiapan Turnamen
54 BAB 54 - Strategi Pemblokiran Dan Kecemasan Klan Tang
55 BAB 55 - Intensitas Latihan Dan Ketegangan Yang Mendekat
56 BAB 56 - Ranah Baru Dan Deburan Energi Petir Murni
57 BAB 57 - Pertempuran Berdarah Di Pelabuhan Sungai
58 BAB 58 - Strategi Pemusnahan Total
59 BAB 59 - Jatuhnya Klan Tang Cabang Kota Perbungaan
60 BAB 60 - Gerakan Baru Dan Intelijen Rumah Lelang
Episodes

Updated 60 Episodes

1
BAB 1 - Era Kehancuran
2
BAB 2 - Bereinkarnasi!
3
BAB 3 - Kolam Seribu Petir
4
BAB 4 - Penyakit Maag
5
BAB 5 - Metode Pengobatan!
6
BAB 6 - Pertunangan?
7
BAB 7 - Kesetiaan!
8
BAB 8 - Paviliun Elang Emas?
9
BAB 9 - Wanita Bercadar!
10
BAB 10 - Tingkat Pendekar!
11
BAB 11 - Penyakit Aneh!
12
BAB 12 - Investasi
13
BAB 13 - Latihan Full!
14
BAB 14 - Duel!
15
BAB 15 - Kedatangan Lin Zhou
16
BAB 16 - Aku Kalah
17
BAB 17 - Tekanan!
18
BAB 18 - Sebuah Syarat!
19
BAB 19 - Akhir Pertarungan!
20
BAB 20 - Klan Tang
21
BAB 21 - Bing Mei
22
BAB 22 - Tang Rui
23
BAB 23 - Pedang Dari Kakek
24
BAB 24 - Masa Lalu Lin Hu
25
BAB 25 - Dalam Perjalanan!
26
BAB 26 - Jatuh Ke Jurang!
27
BAB 27 - Mata Indah!
28
BAB 28 - Wilayah Yang Indah
29
BAB 29 - Suku Elf
30
BAB 30 - Pewaris?
31
BAB 31 - Sebuah Tawaran
32
BAB 32 - Sangat Penasaran
33
BAB 33 - Menjadi Kultivator!
34
BAB 34 - Cincin Penyimpanan
35
BAB 35 - Wajah Memerah
36
BAB 36 - Apa Itu Cinta?
37
BAB 37 - Elemen Khusus
38
BAB 38 - Tubuh Suci Surgawi
39
BAB 39 - Dewa Kegelapan!
40
BAB 40 - Daging Panggang
41
BAB 41 - Naluri Seorang Ibu
42
BAB 42 - Reruntuhan Kuno
43
BAB 43 - Teknik Langkah Seribu
44
BAB 44 - Warisan Sang Dewa Pencuri Dan Bayangan Yang Terkunci
45
BAB 45 - Jejak Malam Dan Mata-mata Klan Tang
46
BAB 46 - Tekanan Seorang Ayah Dan Strategi Subuh
47
BAB 47 - Penyergapan Di Jalur Utama Dan Pergerakan Sang Jenius
48
BAB 48 - Akhir Dari Sang Pengkhianat Klan Tang
49
BAB 49 - Rencana Besar Di Kota Perbungaan
50
BAB 50 - Pertemuan Kembali Dan Kesepakatan Baru
51
BAB 51 - Bakat Yang Tersembunyi Di Jalanan Kota
52
BAB 52 - Pertapa Senjata Berat Dan Awal Latihan Fisik Ekstrem
53
BAB 53 - Gerakan Rahasia Klan Tang Dan Persiapan Turnamen
54
BAB 54 - Strategi Pemblokiran Dan Kecemasan Klan Tang
55
BAB 55 - Intensitas Latihan Dan Ketegangan Yang Mendekat
56
BAB 56 - Ranah Baru Dan Deburan Energi Petir Murni
57
BAB 57 - Pertempuran Berdarah Di Pelabuhan Sungai
58
BAB 58 - Strategi Pemusnahan Total
59
BAB 59 - Jatuhnya Klan Tang Cabang Kota Perbungaan
60
BAB 60 - Gerakan Baru Dan Intelijen Rumah Lelang

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!