"Temui dia di rooftop. Dia disana sekarang. " ujar Lucas setelah melihat ketegangan diwajah saudaranya.
Luna membulatkan matanya, tidak percaya dengan apa yang dikatakan saudaranya itu.
"Jangan bercanda. "
"If you not believe me...Whatever... Gue cabut dulu. Temui dia jangan sampai lo nyesel. " Lucas mengacak rambut saudaranya dan berjalan meninggalkan Luna.
Dengan langkah cepat, Luna segera berlari menuju rooftop. Tidak peduli apa yang di katakan saudanya itu benar atau tidak. Yang dia tau sekarang, dia ingin bertemu dengan Arion.
Dengan nafas terengah, Luna akhirnya sampai di anak tangga paling atas, dan dengan ragu dia membuka pintu rooftop. Matanya mengedar keseluruh tempat hingga netranya menangkap sosok pria yang sudah menyakitinya, pria yang sudah mengganggu pikirannya, pria yang sangat dia rindukan.
Dia berdiri tegap memandang keseluruh penjuru sekolah dengan tatapan nanar, dan entahlah, apa yang ia pikirkan saat ini.
"Arion." sapa Luna saat dia berada di belakang Arion
Arion berbalik menghadap ke sumber suara tubuhnya menegang melihat Luna berada di belakangnya. Rasa rindu menyeruak hadir didalam hatinya. Sudah selama tiga bulan ini dia menjauh dari Luna, bersikap acuh dan dingin kepadanya. Dia tak mau, gadis itu kehilangan kebahagiaannya kalau terus berhubungan dengannya. Tapi yang sebenarnya terjadi dia lah yang sudah menghilangkan kebahagiaan Luna.
"Kabar Dinda gimana? " tanya Luna memberanikan diri.
"Baik." jawab Arion singkat, namun dia memberi jarak.
Luna merasa sedih saat Arion menjaga jarak darinya. Namun Luna tetap mencoba untuk tetap tersenyum.
"Arion," Luna meremas jarinya, dia sudah tak tahan lagi ingin bertanya pada Arion tentang hal ini.
"Kenapa sekarang lo berusaha ngejauhin gue? " akhirnya pertanyaan itu lancar keluar dari mulut Luna.
Pertanyaan Luna memutar ingatannya saat suara seorang papa berputar ditelinga Arion.
"Jauhi Luna, karena kamu hanya membawa pengaruh buruk untuk anak saya. Dan saya tidak ingin anak saya terkont…
ARION The Trouble Maker
Perpisahan
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 87 Episodes
Comments
ani sumarni
nyesek bgt thor jd ikut nangis sy
2023-10-17
1
Ridwan Farel
duh....g BS kondisikan nih air mata lolos begitu saja....
2023-10-05
1
Dinnost
🫣🫣🫣🫣🫣
2023-05-31
1