Beberapa hari kemudian.
Setelah selesai melakukan kunjungan kerja di luar kota, Tuan Hans dan juga Twister akhirnya kembali ke rumah. Namun baru saja mereka menapakkan kedua kaki di rumah itu, keduanya dikejutkan dengan suara isak tangis Nyonya Sherly yang sedang menahan Luna agar tidak pergi dari rumah.
"Biarkan aku pergi dari sini Tante, aku tidak mau menjadi beban di rumahmu," ucap Luna menyeret paksa kopernya.
"Jangan tinggalkan Tante sayang, kalau kamu pergi bagaimana dengan Tante disini? Tante merasa kesepian kalau tidak ada kamu," balas Nyonya Sherly menangis tersedu-sedu.
"Tante-kan sudah punya menantu perempuan, ada dua putra tiri dan juga suami yang menemani. Sedangkan aku disini sebagai apa? Aku hanyalah tamu," lirih Luna tidak kuasa menahan sedihnya.
"Kau memang benar sayang, banyak orang didalam rumah ini. Tapi tidak ada satu pun dari mereka yang peduli dan tidak mau dekat dengan Tante, tidak seperti dirimu. Kau mengerti Tante," balas Nyonya Sherly berkeluh kesah.
Melihat kejadian tersebut Tuan Hans sontak bertanya. "Ada apa ini? Kenapa semua orang berkumpul disini, lalu kenapa kalian berdua ribut dan menangis disini?" tanyanya ingin tahu.
Nyonya Sherly segera mendekati Tuan Hans dan menguncang-nguncang lengannya. "Sayang, tolong katakan pada Luna agar ia tidak pergi dari rumah ini."
"Jangan pergi? Apa yang sebenarnya terjadi?" tanya Tuan Hans semakin tidak mengerti.
"Sayang, Luna merasa dirinya hanyalah beban di rumah kita dan ia merasa tidak enak hati karena terlalu lama menginap disini. Padahal aku sendiri sebagai tantenya tidak merasa keberatan dengan kehadiran Luna, malah justru aku senang sekali karena adanya Luna di rumah ini aku jadi punya teman ngobrol dan tidak merasa kesepian lagi."
"Tapi dia malah mau pergi, nanti siapa yang akan menemani aku dan mengerti akan diriku ini? Cuma Luna yang selalu menganggap keberadaanku ada di rumah ini," ucap Nyonya Sherly terisak-isak.
Luna menghampiri nyonya Sherly dan memeluk lengannya. "Tante, maafkan Luna…
Bad Boy Dan Gadis Desa
Bab 124. Permainan drama.
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 152 Episodes
Comments
Olive Ova Ambitan
keturunan pelakor
2023-11-04
2
daroe
widih tunduk banget,
pake ilmu apaan tuh,
2023-08-28
1