"Assalamualaikum! Mama!" teriak Jasmine dengan malas-malasan. Ia sengaja bergaya seperti itu agar orang tuanya mengerti bagaimana kondisinya saat ini yang benar-benar memprihatinkan dan membutuhkan perhatian dari wanita itu bukannya Omelan yang harus ia dengar setiap harinya.
Langkah kasar dari dalam sudah menjelaskan apa yang akan terjadi selanjutnya. Orang tuanya pasti sebentar lagi akan memarahinya seperti biasa. Wanita itu memang hobi berteriak dan Jasmine heran kenapa ayahnya sangat menyayangi ibunya tersebut. Entahlah memang tidak bisa dijelaskan karena Jasmine sendiri tidak tahu kenapa bisa sangat mencintai ibunya. Padahal yang ia dengar setiap hari adalah kata-kata amarah ketimbang kasih sayang.
Jasmine dengan polosnya menatap orang yang sudah ada di depannya. Ibunya tak bisa berbuat apapun dan menatap Jasmine dengan bingung. Ia berusaha untuk menenangkan sang anak dan tanpa ditanya pun ia sudah tahu apa yang sebenarnya terjadi.
"Nak, kamu jangan menakut-nakuti Mama," ucap mamanya yang kemudian menatap ke arah bola mata sang anak. Ia pun menelan ludahnya dengan susah payah.
Ini tidak salah lagi, sesuatu memang sudah terjadi pada anaknya dan lalu ini ia lalay akibat tidak mempercayai ucapan sang anak dan mengira bahwa Jasmine hanya berbohong karena tidak mau pergi les lagi. Tak pernah ia melihat anaknya sekacau ini dan amarahnya bertubi-tubi.
"Sudahlah Ma."
"Dalam keadaan seperti ini kamu mengatakan sudahlah Ma? Mama tidak sebaik itu. Mama akan bawa kamu ke kantor polisi sekarang." Jasmine menggelengkan kepalanya. Ia menatap ke arah sang ibu dan itu membuat mamanya sama sekali tak berkedip.
Apakah terjadi sesuatu? Kenapa anaknya kali ini dengan terang-terangan menatapnya seperti itu. Ia juga tak memiliki pilihan lain selain menarik napas panjang dan mengerti dengan apa yang diinginkan oleh anaknya.
"Baiklah, maafkan Mama. Mama akan memberikan mu uang lebih agar bisa naik angkutan umum. Satu lagi, mama bukan menelantarkan mu kemarin-kemarin akan tetapi Mama te…
Jasmine My Mine
Part 5
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 52 Episodes
Comments
Defi
Ya ampun Ma gemas banget tau dengan pemikiran Mama.. hufft,, sabar Jasmine
2023-05-07
0