Semenjak hari itu, di sepanjang perjalan ledakan demi ledakan terus berkumandang karena kegagalan yang enma lalui.
“Apa kamu yakin kalau bosmu, akan baik-baik saja!” ucap maria yang terus melihat kearah dimana enma berlatih.
“Jangan khawatir, mental orang itu jauh lebih kuat dari apa yang anda bayangkan! Focus saja dalam menyiapkan makan enak, satu-satunya yang bisa membuatnya senang adalah makan enak yang kau buat sehingga selama hatinya baik kita tidak akan mendapatkan masalah!” balas Sonu.
“Ok!!” balas maria.
Namun tiba-tiba ledakan yang awalnya terdengar cukup rutin akhirnya berhenti, hal ini membuat maria kembali panic, mereka segera berlari menuju tempat dimana enma berada malah menemukan Enma yang terlihat tertawa dengan sangat puas walaupun penampilannya saat ini terlihat sangat berantakan.
Mungkin karena terlalu sering terkena didapatkan membuat rambutnya yang awalnya perih bahkan terlihat ke hitam pekat.
Untuk mencegah kerusakan dari kain yang biasa digunakan untuk menutup matanya, enma melepaskan sehingga mukanya saat ini juga telah berubah kehitaman.
“Tahan ini!” balas enma yang melihat Maria dan Sonu mengarah kepadanya.
Ia saat itu langsung melemparkan inti monster yang di pegang nya, “segera aktifkan sihir tanahmu!” teriak sonu cepat kepada maria.
Respon dari maria juga cukup baik, sesuai dengan apa yang dikatakan sonu ia langsung melepaskan skill benteng tanahnya, dan saat ini itu sudah dekat dan menabrak dinding tanah maria, inti itu langsung meledak, menghancurkan diding tanah yang Maria buat.
Dampak dari ledakan itu masih cukup kuat hingga mereka bisa terdorong mundur akibat keuatnya ledakannya.
Melihat itu mereka hanya terdiam melihat tingkah bosnya yang gila-gilaan seperti itu, “Bo.....” terlihat sonu ingin protes.
“Jangan banyak protes, kalian masih selamat bukan, Aku lapar ayo makan!” potong enma yang telah selesai merapikan tubuhnya.
Penampilannya telah normal, ia juga sudah mengenakan kain itu menutupi matanya, yang saat itu sempat ia lep…
Dream: Mengubah Nasib Dalam Sebuah Permainan
Bercandaan laki-laki
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 111 Episodes
Comments