"Amira, Sayang, bangun!"
Terdengar suara Rendra tengah memanggil-manggil nama Amira.
"Tuan Rendra, Nona Amira belum bangun?" tanya salah satu pelayan villa.
"Belum, Bi, padahal sudah subuh, tidak biasanya Amira bangun telat seperti ini," jelas Rendra.
Ya, dulu ketika Amira belum mengenal Tuhannya, ia memang memiliki kebiasaan bangun siang, tapi seiring berjalannya waktu, saat masa-masa sulit menghampiri, Amira mulai berubah dan mendekatkan dirinya kepada sang pencipta, ia selalu bangun untuk melaksanakan salat subuh.
"Apakah Amira sakit ya, Bi?"
Rasa khawatir berlebihan membuat Rendra mengkhawatirkan gadia kesayangannya itu.
"Saya juga sudah berusaha masuk ke kamar Amira, tapi kamarnya dikunci, Bi," jelas sang Rendra dengan wajah yang juga penuh dengan sejuta kekhawatiran.
"Tunggu, Tuan, saya ambil kunci serap dulu."
Bibi berjalan keluar villa untuk mengambil kunci serap untuk kamar yang Amira tempati. Keduanya sangat takut hal buruk terjadi kepada Amira. Rendra takut Amira sakit dan ia tidak ingin gadis yang dicintainya itu kenapa-napa. Ia telah kehilangan ayahnya yang sangat ia cintai namun belum sempat beliau bahagiakan, jadi ia tidak akan lagi mengulang kesalahan yang sama dan ingin menebus semua kesalahan di masa lalu dengan menjaga sang wanita idaman dengan baik.
'Amira, kita sebentar lagi akan menikah, aku tidak ingin sesuatu yang buruk terjadi kepada kamu, bertahanlah dan hiduplah untuk waktu yang lama menjadi pendampingku!'
Rendra membatin dan mengungkapkan isi hati dan perasaannya yang sesungguhnya, walaupun sebenarnya ia adalah orang yang sangat sulit sekali mengungkapkan perasaan.
'Saya harus cepat!'
Setelah menemukan kunci serap, bibi berlari kembali menuju kamar Amira dan dengan bergegas beliau membuka kamar Amira.
Alangkah terkejut dan kagetnya Rendra dan bi Iyem ketika melihat Amira masih lelap tertidur tapi di lantai bukan di ranjang sembari memeluk ponselnya.
"Amira, Ra, bangun! Ini sudah jam 9 pagi, hari ini kita akan bertemu inverstor!"
Rendra me…
Crazy Boss
Terlambat Bangun
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 55 Episodes
Comments