Ara memegangi kepalanya yang terasa berat, ketika membuka mata, Ara bingung melihat sekelilingnya, nuansa serba putih menyambut dengan bau khas yang menyengat,
Ara berusaha bangun namun di cegah oleh seseorang, yang ternyata orang itu adalah sang Bunda,
"Bund.. Ara dimana?" tanya Ara dengan ekspresi kebingungan.
"kamu di rumah sakit sayang!" jawab Bunda sambil tersenyum.
"di rumah sakit? kok bisa?" tanyanya lagi semakin bingung, karena Ara merasa dirinya baik baik saja.
"tadi bik Onah nemuin kamu pingsan di kamar!"
sahut Bunda yang lagi lagi tersenyum.
"pingsan?" ujar ku sambil mengingat ingat apa yang sebenarnya terjadi.
"iya sayang, kamu pingsan setelah Raka dan Amoera pergi! bik Onah khawatir karena kamu tak kunjung keluar dari kamar, jadi bik Onah masuk ke kamar dan lihat kamu sudah dalam keadaan pingsan!"
"oh.. pasti Ara kelelahan dan kurang tidur aja Bund, semalam Ara bantuin Raka beberes!" sahut Ara berbohong, sebenarnya dia merasa kelelahan karena menangis.
"bukan sayang, kamu pingsan karena hormon kamu tidak stabil!" sahut Bunda.
"hormon?" kata Ara kembali bingung.
"iya.. itu wajar terjadi pada tahap awal kehamilan!" celetuk Bunda.
"ap..apaaa?? kehamilan?" ujar Ara dengan mata terbelalak.
"iya sayang, kamu hamil! selamat ya!" ucap Bunda lalu memeluk Ara dengan erat sedang Ara masih saja terpaku, tak percaya dengan apa yang di dengarnya.
"A.. Ara hamil Bund??" tanya Ara dengan suara terbata.
"iya sayang dan usianya sudah 4 minggu, mulai sekarang kamu harus membatasi kegiatan kamu di kantor supaya tidak kelelahan!" kata Bunda menasehati.
Ara hanya tertegun, benarkah dirinya hamil?? benarkah ada nyawa yang hidup di dalam rahimnya saat ini?
Lalu Ara menangis karena terlalu bahagia antara percaya dan tak percaya dengan kabar mengejutkan itu, dan sempat bersedih walau hanya sesaat karena Raka tidak disisinya saat kabar itu datang.
"Alhamdulillah ya Allah" lirih Ara di sela tangisnya.
"sebaiknya kau langsung beritahukan kabar bahagia ini pada Raka!" ujar Bunda…
Cinta Beda Kasta
80
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 180 Episodes
Comments
Mel Melani
dila kenapa sadar sih thor..bukannya di bikin mati aja,.sebel, jadi ada pengganggu antara raka n ara
2021-09-27
1
Mel Melani
dila kenapaa sadar sih thor..bukannya di bikin mati aja,.sebel, jadi ada pengganggu antara raka n ara
2021-09-27
1
Mel Melani
dilaa kenapaa sadar sih thor..bukannya di bikin mati aja,.sebel, jadi ada pengganggu antara raka n ara
2021-09-27
1