"Kau tunggu lah di sini, aku akan memarkir motor mu di sebelah sana" Evan menunjuk sebuah parkiran kecil khusus motor dan pergi meninggal kan Aurelia yang tengah duduk di bawa pohon sembari menahan rasa sakit. Sikut dan Lutut Aurelia terus berdarah karena memaksa untuk berjalan kaki.
Dari kejauhan Evan melihat Aurelia yang meringis kesakitan dan segera menghampiri nya. "Biar aku membatu mu" Evan berjongkok tepat di depan Aurelia.
"Kau mau apa! kau tidak malu di liatin orang" Jawab Aurelia cepat.
"Kenapa harus malu. Sudahlah kau tidak usah sok kuat lagi. Cepat lah naik ke punggung ku setelah itu bersihkan dan obati luka mu" Awalnya Aurelia tidak mau tapi apa boleh buat kaki Aurelia sudah sangat sakit dan penuh darah. apalagi kamar mereka berada di lantai dua dan Aurelia harus menaiki tangga agar sampai ke kamar nya.
Setelah Aurelia naik ke punggung Evan. Evan pun berjalan dan menaiki anak tangga satu persatu. "Kau berat sekali, kau makan apa saja setiap hari" ledek Evan. padahal tubuh Aurelia itu pendek dan kurus.
"Aku makan buaya setiap hari, puas kau" Ucap Aurelia dengan cemberut.
"Pantesan saja kau berat sangking berat nya aku mempu melampar tubuh mu ke atas" Evan cengengesan. Aurelia tidak menjawab ledekan Evan tapi mencubit lengan Evan hingga Evan meringis kesakitan.
"Kamar kau nomor berapa" Tanyak Evan setelah sampai di lantai dua.
"Enam"
Setelah mendengar jawaban Aurelia, Evan pun membawa Aurelia ke depan kamar nya "Kau cerobah sekali, kunci kamar mu saja masi tergantung di gagang pintu dan kau tidak mengambil nya" Kata Evan saat melihat kunci kamar Aurelia yang tergantung di gagang pintu.
"Apakah aku harus membuka pintu sembari terus menggendong mu" Bukan nya turun Aurelia malah terdiam.
"Eh iya maaf" Reflex Aurelia pun melompat turun membuat kaki nya kembali sakit. "Aawww" keluh Aurelia.
"Kau memang cerobah, sudah tau kaki mu sakit, kenapa kau malah melompat"
"Kalau aku ingat, aku tidak mungkin melompat bodoh" Kesal Aurelia hari ini benar benar sial menurut…
Mendadak Menikah
Part 21
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 42 Episodes
Comments