Mobil yang ditumpangi oleh Adisti telah sampai di depan sebuah rumah minimalis. Keadaan rumah begitu sepi, dia jadi ragu untuk masuk ke sana. Bukan karena tidak ada orang, tetapi takut bertemu dengan wanita itu dan malah akan semakin menambah luka. Sebagai seorang wanita, Adisti tentu sangat tahu bagaimana perasaannya karena gini dirinya pun merasakan hal yang sama.
"Nyonya, apa Anda tidak jadi turun?" tanya Roni pada Adisti, membuat wanita itu menghela nalas panjang. Dia perlu menyiapkan hati dan mentalnya untuk berhadapan dengan wanita dari masa lalu.
"Kamu tunggu di sini saja, aku akan masuk. Mudah-mudahan saja dia ada di dalam."
Adisti segera turun dari mobil dan berjalan menuju rumah itu. Langkahnya terasa berat, seperti ada sesuatu yang mengganjal dalam hati. Entah dia siap atau tidak, menghadapi kenyataan yang sebentar lagi akan Adisti dapat dari wanita itu. Yang lebih penting lagi, dia berharap wanita itu mau memaafkannya.
"Assalamualaikum," ucap Adisti sambil mengetuk pintu.
Tidak berapa lama, pintu pun terbuka. Ada seorang wanita yang tampak terkejut saat melihat siapa tamunya. Namun, berusaha tetap tersenyum ke arah Adisti. Senyum palsu yang siapa saja pasti bisa menebaknya. Sungguh rasa bersalah itu semakin membesar.
"Maaf ada yang bisa saya bantu?" tanya wanita itu.
"Aku hanya ingin bertemu dengan pemilik rumah, boleh saya meminta waktu sebentar untuk mengobrol," jawab Adisti dengan kaku. Padahal tadinya dia sudah berusaha untuk tersenyum, tapi yang ada malah terlihat aneh karena saat ini perasaannya sedang tidak baik-baik saja.
"Tentu saja, silahkan masuk."
Wanita itu membuka pintu dengan lebar agar tamunya bisa masuk. Adisti pun segera duduk di ruang tamu, sementara wanita tadi masuk ke dalam rumah dan keluar rumah segelas minuman untuk tamunya.
"Silakan diminum, Mbak."
"Terima kasih," sahut Adisti. Mungkin karena terlalu gugup, dia pun meminumnya dengan cepat hingga menyisakan sedikit.
"Mbaknya tadi bilang ada sesuatu yang ingin dibicarakan, memang a…
Janji Yang Kau Ingkari
11. Menemui Zahra
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 109 Episodes
Comments
awesome moment
sesama korban saling menguatkan
2025-12-01
0
Uthie
sebagai sesama wanita yg tersakiti, harus saling menguatkan 💪
2023-07-04
2