Setelah mengantar Azam ke sekolah, Adnan pergi ke perusahaan. Kebetulan dia memiliki bisnis di bidang furniture. Produk milik perusahaan Adnan bahkan sudah merambah ke luar negeri.
Di perjalanan menuju perusahaan Adnan merenung. Jujur saja, semenjak kemarin dia terus memikirkan Meyra. Apalagi setelah mendengar cerita masa lalu tentang perempuan itu. Parahnya Adnan bahkan selalu terbayang momen saat dirinya memergoki Meyra menyusui Amena. Sebagai lelaki normal, apalagi kesepian sepertinya, tentu bentuk tubuh sekecil apapun dari wanita menarik perhatian. Terlebih apa yang dilihatnya pada Meyra cukup pribadi.
'Astaga! Apa yang aku pikirkan? Mesum sekali kau Adnan!' Adnan memperingatkan dirinya sendiri.
Kini Adnan baru saja memasuki perusahaan. Dia sendiri memegang posisi CEO di perusahaannya. Semua karyawan saling bergantian menyapa ketika melihat Adnan lewat.
Ada yang aneh hari itu. Beberapa orang terlihat saling berbisik saat melihat Adnan. Hal tersebut beberapa kali dilihat Adnan. Dia bahkan melihat mereka tersenyum lebar. Entah kenapa Adnan merasa senyuman mereka adalah ejekan.
'Ada apa dengan semua orang?' batin Adnan penasaran. Dia lantas mendatangi sekretarisnya.
"Fel, kenapa dengan semua orang? Kenapa aku merasa sedang menjadi bahan gosip mereka?" tanya Adnan.
Sekretarisnya yang bernama Felly itu tersenyum simpul. Dia segera menjawab, "Semua orang heboh dengan kabar tentangmu. Katanya kau punya kekasih baru. Semua orang sangat senang mendengarnya."
Adnan membulatkan mata. Dia tidak menyangka kebohongan yang dirinya buat justru tersebar luas.
"Ah, itu... Bagaimana kalian tahu tentang ini?" Adnan masih memasang raut wajah kaget.
"Ada salah satu karyawan yang juga berteman dengan Ardy. Katanya pacarmu sangat cantik. Kami semua sangat senang bisa melihatmu bahagia. Mengingat kau sudah terpuruk karena dikhianati oleh pacarmu terdahulu." Felly memberitahu panjang lebar.
Adnan mendengus kasar. Dia beranjak masuk ke ruangannya sambil melonggarkan dasi. Dirinya hanya b…
Menikah Karena Anak Tahfiz Qur'An
Chapter 24 - Kebohongan Berbuntut Panjang
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 53 Episodes
Comments
Naftali Hanania
wah...dibeliin hijab ya
2025-04-17
0