Chapter 14: Cinta bisa mengubah segalanya.

Brandon masih memeluk erat pigura. Air mata nya tak henti menetes, sungguh rindu nya tak bisa di ungkapkan dengan kata-kata. Bahkan, dirinya yang dulu ceria sekarang menjadi dingin dan seolah tak peduli dengan orang lain.

Sementara di lain tempat beberapa pemuda sedang menuju ke rumah pak Jamal yang di yakini adalah orang pintar alias dukun.

"Lo yakin mau masuk?" tanya Will memastikan tekat Putra.

"Yakin," jawab nya dengan mantap, tanpa ada keraguan sedikit pun.

Putra adalah satu contoh, di mana sikap dan sifat nya dingin tapi ia selalu peduli dengan orang yang di sayang. Terkadang manusia menunjukkan sifat angkuh nya, itu adalah bentuk pertahanan diri. Seorang perempuan pun sama hal nya. Maka, kenal lah, orang nya baru kau paham sifatnya.

Putra segera keluar dari mobil tanpa ragu ia melangkah ke arah pagar besi yang di cat warna hitam itu. Tangan kanan nya memencet bel berulang kali.

"Dobrak, aja sekalian!" Perintah Louis, ia merasa geram melihat tingkah Putra yang tidak sabar menunggu pemilik rumah.

"Selamat malam pak! Woi... spada... yuhu, ada orang ngga!" Seru Andre sedikit berteriak agar pemilik rumah segera membuka gerbang tersebut.

William dan Andra hanya geleng-geleng melihat tingkah tiga sahabat nya.

"Sabar, kalian ngga tahu ya, kalau orang sabar itu di sayang, ayang." Ujar William.

"Ogah, kayak lo gitu? Bukan di sayang namanya, lo nya aja yang takut sama ayang lo," ucap Andre mengejek.

"Mana ada gue takut, itu tanda nya cinta. Gue ngga suka ribut, cewek kalau lagi pms kan lo tahu sendiri bro," kilah William.

William adalah tipe sabar dan penyayang, kalau sudah jatuh cinta dan memiliki satu hubungan dia akan bucin maksimal.

Grek.... Pintu gerbang di buka. Muncullah seorang gadis cantik." Iya, cari siapa mas?"

" Hai, Kia! Kok kamu ada di sini?" tanya Louis. Ia begitu senang saat melihat gadis pujaan nya ada di depan mata.

Louis sudah beberapa kali mengirim pesan pada Kia, tapi tak satu pun di balas oleh gadis tersebut. Bahkan beberapa hari Kia tidak ikut ev…

Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya

Download aplikasi
Terpopuler

Comments

к𝒆𝒏zο_♡🍷

к𝒆𝒏zο_♡🍷

Hai kakak author saya mampir keceritanya ya, masih lanjut membaca ini

2024-03-03

4

❤️⃟Wᵃf Zhang zhing li♚⃝҉𓆊

❤️⃟Wᵃf Zhang zhing li♚⃝҉𓆊

wkwkwk, sabar disayang ayang🤣ngadi2 kalian ini. mgkin bnr klu terlalu sayang makanya takut sm ayamg

2024-02-13

2

❤️⃟Wᵃf Zhang zhing li♚⃝҉𓆊

❤️⃟Wᵃf Zhang zhing li♚⃝҉𓆊

yap, sebelum menjadikan teman sejati, kita harus tahu dulu sikap teman kita dulu. jangan sampai malah terjerumus dan menjadi anak bandel hanya slh memilih teman.

2024-02-13

2

lihat semua
Episodes
1 Chapter 1: Pesta pernikahan.
2 Chapter 2: Malam pertama.
3 Chapter 3:Gadis misterius.
4 Chapter 4: Ada maunya.
5 Chapter 5: Saling beradu jurus.
6 Chapter 6: Guru ganteng.
7 Chapter 7: Kakak adik kayak kulkas.
8 Chapter 8 : Yang jomblo gigit jari.
9 Chapter 9: Arti sebuah kehadiran.
10 Chapter 10: Biar kuat menghadapi kenyataan.
11 Chapter 11: Katanya, perempuan adalah ras terkuat di bumi.
12 Chapter 12:Informasi yang salah.
13 Chapter 13: Kegelisahan Brandon.
14 Chapter 14: Cinta bisa mengubah segalanya.
15 Chapter 15: Selembar kertas.
16 Chapter 16: Sosok keluarga Wijaya.
17 Chapter 17: Cinta itu, menguatkan sekaligus melemahkan.
18 Chapter 18: Semua karena cinta.
19 Chapter 19: Jarak yang begitu dekat.
20 Chapter 20: Jadi bingung pilih yang mana.
21 Chapter 21: Lulu yang kagum akan sosok Louis.
22 Chapter 22: Kalau cinta, jangan gengsi!
23 Chapter 23: Mengalah bukan berarti kalah.
24 Chapter 24: Pulang tak tepat waktu.
25 Chapter 25: Karena sayang.
26 Chapter 25 : Tak cukup hanya cinta.
27 Chapter 27: Susah-susah gampang.
28 Chapter 28: Ulah si bontot.
29 Chapter 29: Tak lekang oleh waktu.
30 Chapter 30: Di balik candaan, kadang terselip keseriusan.
31 Chapter 31: Bertemu teman lama.
32 Chapter 31: Cemburu nya Putra.
33 Chapter 33: Berujung pertengkaran.
34 Chapter 34 : Tak bisa membantah.
35 Chapter 35: Patah hati.
36 Chapter 36: Tidak peka.
37 Chapter 37: Perdebatan si kembar.
38 Chapter 38: Senjata makan tuan.
39 Chapter 39: Kita adalah keluarga.
40 Chapter 40: Jomblo itu asyik atau ngga?
41 Chapter 41: No caption!
42 Chapter 42: Flashback.
43 Chapter 43: Kita kawan.
44 Chapter 44: Pelaku penculikan Ayako.
45 Chapter 45: Ayo, kita coba dengan serius!
46 Chapter 46: Gara-gara es krim.
47 Chapter 47: Senjata makan tuan.
48 Chapter 48: Diam untuk mengakhiri perdebatan.
49 Chapter 49: Tak ada yang mau mengalah.
50 Chapter 50: Gimana, rasanya?
51 Chapter 51: Mulai ada rasa.
52 Chapter 52: Jangan lupa makan, karena galau butuh tenaga!
53 Chapter 53: Saling mengingatkan.
54 Chapter 54: Di tolak lagi.
55 Chapter 55: Gagal lagi.
56 Chapter 56 : Satu jam, apalah sebanding dengan satu tahun?
57 Chapter 57: Gue hanya berdamai dengan kenyataan.
58 Chapter 58: Kemarahan itu, selalu tertutupi oleh rasa sayang.
59 Chapter 59: Alisya, ayo kita menikah!
60 Chapter 60: Masih harus bersabar.
61 Chapter 61: Kita, jadian yuk!
62 Chapter 62: Apa itu, bahagia?
63 Chapter 63: Selangkah lagi.
64 Chapter 64: Emosi yang meledak.
65 Chapter 65: Cuma kita, yang boleh bully dia!
66 Chapter 66: Hari ini, besok dan seterusnya.
67 Chapter 67: Rencana yang tak boleh gagal.
68 Chapter 68: Maaf, untuk semua sedih yang kau alami sendiri.
69 Chapter 69 : Memastikan engkau baik-baik saja.
70 Chapter 70: Terungkap motif Takuya.
71 Chapter 71: Marahnya orang baik.
72 Chapter 72 : Kita yang dulu saling, sekarang asing.
73 Chapter 73: Hujan pagi di Ibu Kota.
Episodes

Updated 73 Episodes

1
Chapter 1: Pesta pernikahan.
2
Chapter 2: Malam pertama.
3
Chapter 3:Gadis misterius.
4
Chapter 4: Ada maunya.
5
Chapter 5: Saling beradu jurus.
6
Chapter 6: Guru ganteng.
7
Chapter 7: Kakak adik kayak kulkas.
8
Chapter 8 : Yang jomblo gigit jari.
9
Chapter 9: Arti sebuah kehadiran.
10
Chapter 10: Biar kuat menghadapi kenyataan.
11
Chapter 11: Katanya, perempuan adalah ras terkuat di bumi.
12
Chapter 12:Informasi yang salah.
13
Chapter 13: Kegelisahan Brandon.
14
Chapter 14: Cinta bisa mengubah segalanya.
15
Chapter 15: Selembar kertas.
16
Chapter 16: Sosok keluarga Wijaya.
17
Chapter 17: Cinta itu, menguatkan sekaligus melemahkan.
18
Chapter 18: Semua karena cinta.
19
Chapter 19: Jarak yang begitu dekat.
20
Chapter 20: Jadi bingung pilih yang mana.
21
Chapter 21: Lulu yang kagum akan sosok Louis.
22
Chapter 22: Kalau cinta, jangan gengsi!
23
Chapter 23: Mengalah bukan berarti kalah.
24
Chapter 24: Pulang tak tepat waktu.
25
Chapter 25: Karena sayang.
26
Chapter 25 : Tak cukup hanya cinta.
27
Chapter 27: Susah-susah gampang.
28
Chapter 28: Ulah si bontot.
29
Chapter 29: Tak lekang oleh waktu.
30
Chapter 30: Di balik candaan, kadang terselip keseriusan.
31
Chapter 31: Bertemu teman lama.
32
Chapter 31: Cemburu nya Putra.
33
Chapter 33: Berujung pertengkaran.
34
Chapter 34 : Tak bisa membantah.
35
Chapter 35: Patah hati.
36
Chapter 36: Tidak peka.
37
Chapter 37: Perdebatan si kembar.
38
Chapter 38: Senjata makan tuan.
39
Chapter 39: Kita adalah keluarga.
40
Chapter 40: Jomblo itu asyik atau ngga?
41
Chapter 41: No caption!
42
Chapter 42: Flashback.
43
Chapter 43: Kita kawan.
44
Chapter 44: Pelaku penculikan Ayako.
45
Chapter 45: Ayo, kita coba dengan serius!
46
Chapter 46: Gara-gara es krim.
47
Chapter 47: Senjata makan tuan.
48
Chapter 48: Diam untuk mengakhiri perdebatan.
49
Chapter 49: Tak ada yang mau mengalah.
50
Chapter 50: Gimana, rasanya?
51
Chapter 51: Mulai ada rasa.
52
Chapter 52: Jangan lupa makan, karena galau butuh tenaga!
53
Chapter 53: Saling mengingatkan.
54
Chapter 54: Di tolak lagi.
55
Chapter 55: Gagal lagi.
56
Chapter 56 : Satu jam, apalah sebanding dengan satu tahun?
57
Chapter 57: Gue hanya berdamai dengan kenyataan.
58
Chapter 58: Kemarahan itu, selalu tertutupi oleh rasa sayang.
59
Chapter 59: Alisya, ayo kita menikah!
60
Chapter 60: Masih harus bersabar.
61
Chapter 61: Kita, jadian yuk!
62
Chapter 62: Apa itu, bahagia?
63
Chapter 63: Selangkah lagi.
64
Chapter 64: Emosi yang meledak.
65
Chapter 65: Cuma kita, yang boleh bully dia!
66
Chapter 66: Hari ini, besok dan seterusnya.
67
Chapter 67: Rencana yang tak boleh gagal.
68
Chapter 68: Maaf, untuk semua sedih yang kau alami sendiri.
69
Chapter 69 : Memastikan engkau baik-baik saja.
70
Chapter 70: Terungkap motif Takuya.
71
Chapter 71: Marahnya orang baik.
72
Chapter 72 : Kita yang dulu saling, sekarang asing.
73
Chapter 73: Hujan pagi di Ibu Kota.

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!