Setelah melihat Adrine yang terbaring lemah, Purgatory Demon langsung menghampirinya.
"Maaf tuan, ini salahku. Salahku karena tak bisa melindungi tuan, saya menyesal."
Purgatory Demon seperti merasa menyesal karena tak dapat melindungi tuannya dengan baik.
"Tidak, erghh... Purgatory Demon, jangan lengah... Aku... Tidak membangkitkanmu hanya untuk menyesal seperti ini... Uhuk... Kaulah yang ku harapkan, jadi... Uhuk... MAJULAH!!"
BWOOOOSHH!!
Seketika setelah Adrine berteriak, Purgatory Demon pun merasa seperti sedang mengalami peningkatan. Energinya meluap-luap dan membuat suhu udara disekitarnya menjadi sangatlah panas.
"Anda benar, tuan. Saya yang terlalu lengah, kini giliranku untuk membunuhnya dan membawakan mayatnya untuk anda, tuan. Sekarang, adalah waktunya untuk membalas kembali apa yang sudah diberikannya. BLOOD FIRE!!"
Purgatory Demon merasa apa yang dikatakan oleh tuannya itu benar. Dan seketika itu juga, Purgatory Demon langsung meluapkan seluruh kekuatannya dan masuk kedalam mode api darah dengan presentasi kekuatan penuh.
Namun, ada sesuatu yang menepuk pundaknya dari belakang. Ia adalah Adrine, tuannya.
"Kau tak perlu bertarung sendirian, aku juga bisa... Uhuk... Membantumu..."
Tapi, karena Purgatory Demon mengkhawatirkan kondisi tuannya yang sekarang ini sangatlah lemah, ia menolak bantuan dari Adrine.
"Tidak tuan, tubuh anda bukan dalam kondisi yang baik. Saya khawatir nanti tuan bisa..."
"Bisa apa? Pikiranmu terlalu suram, aku juga tak selemah itu hingga harus mati ditangannya. Kita lawan dia bersama!!"
Adrine ingin meyakinkan kepada Purgatory Demon bahwa pertarungan itu lebih mudah jika dilakukan bersama walaupun kekuatannya tak terlalu besar.
"Baiklah tuan, saya mengerti maksud anda. Tetapi, tetap saja tuan harus melindungi diri sendiri."
"Haha..."
Adrine tertawa karena mendengar Purgatory Demon yang tidak memahami maksud yang sebenarnya dari Adrine.
"Kita tak perlu bertarung secara terpisah, aku bisa bertransformasi menjadi tubuhmu. Itulah yang kumaksud dengan bertarung bersama."
"Hehe, sekarang saya paham tuan. Tapi tuan tetap harus berhati-hati, karena resikonya akan menjadi lebih besar bila anda mentransformasikan diri anda denganku."
Adrine menghembuskan nafasnya.
"Kau tak perlu mengingatkanku lagi, aku tahu apa yang akan kulakukan. Jadi kumohon, bantulah aku dan tetaplah tenang, dengan ini kita bisa melawan iblis darah."
Lalu Purgatory Demon mengangguk paham dan mengerti dengan semua perkataan Adrine.
"Baiklah tuan, sesuai dengan permintaanmu."
Lalu Adrine bangkit dan berdiri. Walaupun agak sedikit lemas dan bergemetar, Adrine terus berusaha untuk berdiri tegap. Dan kini Adrine telah berhasil untuk berdiri tegak walaupun masih sedikit gemetaran.
"Sekarang giliranku, Transformation, Purgatory Demon!!"
Tubuh Purgatory Demon pun melebur menjadi api yang melayan…
Immortal God Cultivator
Blood Demon Under World (2)
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 309 Episodes
Comments
arfan
168
2022-03-03
1
Harman LokeST
bunuh
2021-12-26
0
Bernard Topan
baca langsung hasilx..terllu bertele2
2020-09-04
1