"Mas, aku..."
"Katakan apa yang kamu pikirkan saat ini?" tanya Aldi.
"Aku takut mengecewakanmu dan keluargamu. Kalian semua terlalu baik padaku. Aku merasa tidak pantas ada diantara kalian."
"Apa yang kamu bicarakan? Bahkan Oma saja menyayangimu seperti cucunya sendiri. Apakah kamu tidak melihat ketulusan kami. Aku mohon lupakan masa lalumu, lupakan hinaan dan cemoohan yang kamu alami dulu. Kami tidak pernah menilai seseorang dari statusnya."
"Tapi kamu dan keluargamu juga akan mendapat hinaan bila aku bersama kalian."
"Tidak akan ada yang berani menghinamu bila bersamaku. Aku janji akan menerima kamu dan masa lalu mu."
Nabila terdiam dan melihat ketulusan di mata Aldi, tapi tetap saja dia masih ragu untuk menerima pria dihadapannya saat ini.
Tidak bisa dipungkiri Nabila begitu trauma untuk menjalani sebuah hubungan kembali.
"Baiklah, aku tidak akan memaksamu lagi. Ayo kita makan dulu."
Lalu Nabila mengikuti langkah Aldi menuju meja yang sudah tertata rapi dengan menu makan malam.
Mereka makan dalam diam, sebenarnya Nabila merasa bersalah karena telah membuat Aldi kecewa. Tapi rasa traumanya akan cinta membuatnya takut untuk menerima Aldi.
Setelah makan selesai makan, Aldi melakukan pembayaran dan mengajak Nabila pulang. Hatinya sedang kacau saat ini kerena kenyataannya tidak sesuai harapan.
"Mas, kamu marah?" tanya Nabila sebelum menaiki mobil.
"Tidak, untuk apa aku marah?"
"Tapi kenapa kamu diam dari tadi?"
"Aku sudah mengatakan semua isi hatiku, jadi tidak ada yang perlu dikatakan lagi."
Lalu keduanya masuk dalam mobil, lalu Aldi melajukan mobilnya ke jalanan. Di dalam mobil pun mereka hanya diam saja.
Nabila serba salah dengan situasi saat ini. Tapi saat Nabila melihat ada pasar malam di seberang jalan matanya mulai berbinar.
"Mas, bisakah berhenti sebentar?" ucap Nabila spontan, hingga membuat Aldi langsung menginjak rem.
"Kenapa?"
"Aku ingin ke pasar malam."
"Dimana?"
"Itu diseberang jalan tadi, kita sudah melewatinya. Tapi kalau mas Aldi tidak mau tidak apa-…
CINTA Yang Tak DIRESTUI
40 Menerima
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 54 Episodes
Comments