Nesya keluar dengan wajah tegang, begitu pula dengan Lydia. Untungnya wajah para pria terlihat biasa saja. Film yang mereka tonton tadi sangat menegangkan dan tidak tertebak.
"Apa ada psikopat seperti itu di dunia nyata?" tanya Lydia.
"Tentu saja ada" balas Jack dengan cepat.
"Kamu yakin?" tanya Lydia lagi.
"Tentu saja, kamu harus hati-hati dalam menilai orang, yang terlihat baik belum tentu mereka baik" ujar Jack.
"Wah, apa jangan-jangan kamu psikopat Jack?" ledek Lydia lagi.
"Enak saja, aku orang normal" balas Jack tidak terima.
Mereka memutuskan untuk makan siang di restoran terdekat. Kali ini Jack berinisiatif membayar tagihan tapi Nesya tidak setuju.
"Tadi Mama sudah tf uang buat kita main-main, pakai itu saja nanti Mama marah lagi" ujar Nesya setaya membayar tagihan itu.
"Wah Ibumu benar-benar wanita idaman, sudah cantik baik" puji Jack.
"Kenapa ? kamu mau bilang tidak seperti anaknya" ujar Nesya meledek.
"Bukan begitu tapi bisa jadi hahahaha" jawab Jack segera menghindari pukulan yang di daratkan Nesya.
"Kita kemana lagi ya?" tanya Lydia.
"Benar aku belum puas jalan-jalannya" balas Nesya.
"Ada tempat yang ingin kalian kunjungi?" tanya Jack.
"Kita jalan-jalan di mall saja yuk, cuci mata" ujar Lydia memberikan usul.
"Wah itu terdengar membosankan, wanita sangat suka berbelanja, bagaimana kita ngopi saja di Cafe sambil cerita-cerita?" ajak Jack.
"Aku setuju let's goooo" jawab Qenzo.
Para wanita hanya bisa menggelengkan kepala saat kopi disebutkan. Entah kenapa para pria sangat menyukai kopi yang rasanya pahit.
"Ya sudah lah mau bagaimana lagi" ujar Lydia.
Nesya mengikuti Lydia yang berjalan dengan malas. Mereka segera ke parkiran dan menuju ke Cafe tempat ngopi.
Berbeda dengan para anak, orangtua akhirnya selesai menonton dan keluar dengan wajah biasa saja. Film horornya tidak sesuai ekspektasi mereka, sama sekali tidak menakutkan.
"Film apaan itu, aku kira in bakal menyeramkan" ujar Isabel.
"Benar, tidak ada adegannya yang membuat aku terkejut" balas Helma lagi…
Memperbaiki Traumamu Season 2
Bab 29 : Rencana Jahat
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 30 Episodes
Comments