Ara tengah menyantap makan siangnya di ruang istrirahat kantor, ia membeli makanan di kantin karena tadi pagi tidak sempat untuk memasak. Biasanya Ara selalu makan siang bersama Shaka di ruangan Shaka, tetapi lelaki itu mengatakan jika kerabatnya ada yang sakit sehingga harus datang menjenguk ke rumah sakit.
Sehingga Ara lebih memilih pergi ke kantin untuk memesan makanan, juga merindukan makan di kantin seperti ini. Kantin tidak terlalu ramai jam makan siang memang bisa diambil dari jam dua belas hingga tiga, selama satu jam saja dan sekarang adalah jam dua, jarang orang yang masih makan jam segini.
"Hai,"
Seorang lelaki tiba-tiba saja berdiri di meja depan Ara. Gadis itu menghentikkan makannya dan mengalihkan perhatian pada lelaki di depannya.
"Arga?"
Lelaki di depannya ini pernah mengenalkan diri sebagai sepupu dari Shaka sekaligus rekan kerjanya.
Arga mendudukan dirinya di kursi sebelah Ara.
"Boleh ikut duduk kan?"
"Iya duduk aja, kok tumben kesini, bukannya ada yang lagi sakit ya?"
Keperluan Arga kesini tentu untuk meeting atau hal lainnya jika itu sebagai rekan kerja, tetapi hari ini tidak ada jadwal meeting atau hal lainnya, sehingga Shaka pun bisa pulang lebih awal.
"Iya aku udah dari pagi jengukin om Arman, kasian dia udah nggak bisa apa-apa. Eh, kamu tau dari mana kalau ada yang sakit?"
Om Arman ini adalah putra sulung nenek, ia memang sudah lama menderita stroke tetapi keadaanya menurun beberapa hari lalu. Ia tidak bisa melakukan apapun dan hanya bisa terbaring di ranjang saja.
"Iya, kan Tuan Shaka pulang lebih awal, katanya mau jengukin kerabatanya."
Ara tidak terbiasa menyebut Shaka dengan sebutan Tuan, rasanya itu sangat aneh untuk dirinya. Tetapi ia haruslah begitu, jika tidak tentu saja keprofesionalannya akan di pertanyaan.
"Oh gitu."
Makanan milik Arga di antarkan, lelaki itu lekas menyantapnya.
"Ara boleh minta nomornya nggak?"
Tawaran itu disertai juga dengan Arga yang menyodorkan ponselnya yang sudah membuka tombol telepon.
"Boleh."
Ara…
Wanita Simpanan Tuan Shaka
29. Baik-Baik Saja Atau Tidak?
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 31 Episodes
Comments