"Eh apa ini? Pak daren ngelove postingan gue? Nggak salah, " Ucap retha heran.
Pasalnya selama ini daren adalah tipikal orang yang cuek, terhadap sekitar. Lalu kenapa sekarang ia malah menyukai postingannya!! Daren yang retha kenal, cukup dingin terhadap orang orang disekitarnya, ia hanya berbicara jika sesuatu tersebut penting.
"Apa pak daren, suka sama gue lagi! Eh retha pikiran lo aneh aneh aja. Mana mungkin pak daren suka sama lo, secara lo itu nggak selevel sama dia, " Ucap retha memukul kepala nya pelan
"Kamu sehat retha? " Tanya bulan yang baru selesai mandi.
"Ha, ya. Gue sehat kenapa emang? "Tanyanya
" Kirain nggak sehat hehe, habisnya kamu mukulin kepala gitu. Lagi mikirin apaan sih,"tanya bulan imut duduk disebelah nya
"Bukan apa apa, dah ah gue ngantuk, " Ucapnya yang langsung menarik selimut.
Sedangkan bulan, hanya menghedikkan bahu acuh, lalu ia lebih memilih memainkan ponselnya
***
"Udah siap belum? " Tanya reza
"Kita semua udah, jom berangkat" Ucap Rifki dan para anggota BD lainnya, dan mulai menaiki motor mereka masing masing, sebelum itu mereka tak lupa membaca doa agar selamat sampai tujuan, dan menang dengan lomba yang akan dimulai
Brum! Brum! Brum!
Motor mereka, semua melaju dengan kecepatan sedang! Dengan alex yang memimpin didepan, putra dan devano berada disisi kanan dan juga kiri
"Satu, dua, lima, enam, kenapa kita hanya ber enam? Bukankah, seharusnya bertujuh! " Ucap reza yang berada dibagian paling belakang.
"Lo kenapa? " Teriak Rifki dari balik hlem full face nya
"Coba lo lihat, dan hitung. Kenapa motor kita semua cuma ada enam? "Jawab reza
Rifki pun memperhatikan motor semua temannya satu persatu, saat ia menghitung ia baru sadar jika mereka kekurangan satu temen lagi.
" Lah iya, siapa ya yang nggak ada"tanya Rifki
"Nah kan, gue juga mikirnya begitu, "jawab reza. Sepanjang perjalanan mereka hanya sibuk memikirkan, siapa yang tidak ada diantara mereka semua.
" Nah kan, kalo gini lega rasanya, "ucap gilang yang baru saja tiba
"Buset, kok…
Kembar Yang Tidak Dianggap
chapter 25
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 49 Episodes
Comments