Tiga jam kemudian saat waktu sudah menunjukan pukul sembilan malam. Yila terbangun dari tidur lelapnya akibat obat perangsang yang dibubuhkan seseorang yang belum diketahui siapa dalangnya.
Kepala Yila sangat sakit, sehingga dia belum bisa bangkit. Dia berusaha mengingat rentetan kejadian tadi dari sejak datang ke pesta ulang tahun anak rekan kerja suaminya. Ketika mengingat semua itu, Yila merasa malu terlebih saat dirinya mengingat kejadian liar dirinya bersama Yara.
Yila mencoba bangkit dan duduk di ranjang dengan kepala bersandar di kepala ranjang. Tiba-tiba pintu kamar dibuka, seseorang yang sudah pasti itu Yara masuk dengan kepala sudah menyembul duluan. Tepat ternyata, Yara masuk ke dalam kamar sembari menenteng sebuah cangkir berisikan teh hangat untuk Yila.
"Kamu sudah bangun?" tanyanya menatap Yila lalu menghampiri dan menyodorkan cangkir berisi teh hangat panas yang sedikit dikasih gula.
"Mas Yara!" serunya pelan sembari membenarkan posisi duduknya dengan memegang erat-erat selimut yang menutupi tubuhnya yang ternyata masih polos.
"Kenapa, kamu sepertinya takut? Sudah, sekarang minumlah dulu ini, ini akan sedikit membuat kamu rileks dan meredakan sakit kepala akibat pengaruh obat perangsang tadi," ungkap Yara yang sontak membuat Yila terkejut.
"Apa, obat perangsang?" kejutnya. Yara mengangguk seraya memberikan cangkir itu ke arah Yila. Yila meraihnya dan perlahan meneguk air teh hangat buatan Yara.
"Kenapa saya diberi obat perangsang, lantas siapa yang tega memberikan obat itu?" tanya Yila penasaran.
"Ceritanya masih belum bisa diuraikan secara gamblang untuk saat ini, sebab teman aku sedang mencari tahu siapa sebenarnya orang yang telah iseng memberikan obat itu pada es campur yang kamu minum. Dan apa tujuannya?"
"Sekarang, kamu basuh dulu sekujur tubuh kamu dengan air hangat supaya kamu lebih segar dan sakit kepalanya hilang," ucap Yara sembari membantu mengangkat tangan Yila yang langsung ditolak Yila, sebab dia akan bangun sendiri d…
Suami Dingin Tapi Perhatian
Bab 28 Pegawai Baru di Kantor Yara
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 51 Episodes
Comments