Hari sudah menjelang sore ketika Haris mengantarkan Anya untuk pulang ke rumahnya. Sesampainya di halaman rumahnya, Anya turun dari motor. Haris sengaja tidak mau mampir karena ia menghindari perkelahian dengan Davin. Ia yakin jika ia bertemu dengan Davin, mereka berdua pasti berkelahi seperti tadi pagi. Ia tak
ingin emosi Anya terguncang kembali hari ini. Sudah cukup Anya mengalami pergolakan batin yang berat akhir-akhir ini. Haris tidak ingin menambah bebannya. Haris berpamitan pada Anya. Anya melambaikan tangannya sambil tersenyum. Anya memperhatikan Haris pergi menjauh. Setelah Haris menghilang di persimpangan jalan, Anya membalikkan tubuhnya dan berjalan menuju ke dalam rumahnya. Sesampainya di ruang tamu, ia heran karena tak ada keberadaan Davin di sana. Biasanya Davin adalah penghuni sofa. Namun kali itu rumah terasa
begitu sunyi dan sepi. Anya barusan sengaja tidak mampir ke rumah ibunya karena dirinya begitu lelah. Ia ingin segera cepat-cepat istirahat di kamarnya. Syukurlah Davin lagi nggak di rumah,syukurlah, pikirnya. Ia ingin segera berbaring, seandainya Davin sedan gada di rumah, pastinya ia tak akan bisa beristirahat. Ia merebahkan tubuhnya di tempat tidur. Matanya terpejam dan nafasnya teratur. Ia ingin sejenak mengistirahatkan tubuh dan jiwanya. Ponselnya berdering mengagetkannya. Ah, sepertinya dunia tak pernah mengizinkanku untuk hidup tenang, ujarnya sambil mengucek matanya seraya meraih ponselnya. Layar ponselnya menampilkan nomor ibunya. Ia segera mengangkatnya.
“Halo Bu.”
“Kok Azriel belum kamu anterin balik ke sini lagi Nak?” tanya ibunya.
Mendengar pertanyaan dari ibunya, Anya mengerutkan dahinya. Ia tak mengerti maksud ibunya.
“Lho, ini aku baru nyampe rumah Bu, nggak ada siapa-siapa di sini.” Jawab Anya. Otaknya berputar memikirkan kemungkinan yang akan terjadi.
“Lho? Tadi siang Davin ke sini menjemput Azriel, dia bilangnya ingin membawa Azriel jala-jalan sebentar. Katanya dia dan kamu yang akan nganterin Azriel kembali ke sini.” Jelas ibu…
Forbidden Love
Bab 19
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 42 Episodes
Comments