.
.
.
Usapan lembut yang diberikan Ibu Niken dikepala Akmal membuat Akmal tertidur.
Nampak sekali wajah Akmal yang sekarang nampak tak terurus. Rambut-rambut halus di sekitar dagu dan rahangnya juga mulai tumbuh.
"Kau seharusnya tidak begini Nak.."Gumam Ibu zNiken. Seraya terus memberikan ketenangan pada Akmal.
.
.
Sore Hari, Aneeta dan Haidar tiba dipanti asuhan seperti rutinitas mereka sebelumnya.
Sambutan dari anak-anak begitu menghibur sekali, Aneeta sampai tak merasakan lelahnya tadi setelah bekerja seharian dikantor.
"Kakak.. cantik ini apa ??" Tanya salah seorang saat Aneeta dan Haidar membawa beberapa kotak berisi pakaian untuk semua anak-anak.
"Ini pakaian untuk kalian.. Kita buka didalam yuk.."ajak Aneeta.
"Ayok.."Semua sangat antusias. Bahkan Ada yang memilih membawa kotak itu sendiri-sendiri.
Aneeta yang sudah digiring anak-anak sampai tak melihat Ibu Lidia yang baru keluar dari dapur.
Haidar yang berada paling belakang menghentikan langkahnya saat berpapasan dengan Ibu Lidia.
tak lupa Haidar mencium tangan ibu Lidia.
"Ibu fikir kau lupa pada Ibu.."Ucap Ibu Lidia.
"Maafkan Haidar buk. Aku masih teringat alm. Imelda."balas Haidar
"Apalagi Ibu.. Tapi jika hanya diingat malah akan membuat dia sedih disana. Kita doakan saja semoga dia tenang disisi Tuhan."Balas Ibu Lidia.
"anak-anak juga sudah bisa diberitau. Mereka sudah tidak sedih lagi."Tambah Ibu Lidia.
Haidar mengangguk mengerti. Ibu Lidia paling mengerti waktu dan cara berbicara dengan anak kecil. Kesabaran dan ketelatenannya membuat anak-anak sangat menyayangi Ibu Lidia, begitupun dengan Haidar.
"Kau mau minum Kopi ?? Ibu buatkan ya ??" Tawar Ibu Lidia.
"Tidak usah buk.. ibu duduk saja.."balas Haidar.
Mereka berdua duduk sembari memperhatikan Aneeta yang membagikan pakaian untuk semua anak-anak. Bahkan tak lupa Aneeta mengajak mereka bermain hingga anak-anak sangatlah senang dan bergembira.
"Kau sudah katakan siapa kau sebenarnya ??" tanya Ibu Lidia.
Haidar tersenyum lebar. "Sudah buk.. Kami sudah me…
Cinta Sedarah
sudah katakan
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 83 Episodes
Comments