Begitu selesai makan dan merasa kenyang, mereka pun memutuskan untuk pulang karena Arham dan Calysta harus beristirahat agar kedua anak itu bisa menyelesaikan tugas sekolah saat sore atau malam hari.
Mungkin jika ada waktu luang yang lebih banyak, mereka akan mengunjungi tempat lain sehingga quality time dadakan yang diadakan Keenan dapat lebih lama.
Arham dan Calysta bangkit lebih dulu dari kursi. Kedua anak itu berlomba, siapa yang mencapai mobil lebih awal, maka dialah pemenangnya. Sementara Aurora dan Keenan menyusul belakangan. Namun, saat Aurora bangkit, mata Keenan tak sengaja menangkap sebuah bercak berwarna merah yang ada di bok*ong sang istri, pun di kursi yang sempat diduduki oleh perempuan itu.
Keenan menggeleng pelan, pria itu jelas mengerti apa yang telah Aurora rasakan sekarang. Ia bukanlah pria bodoh yang tidak mengerti mengenai hal seperti itu, apalagi dirinya juga banyak dikelilingi perempuan. Termasuk Zelyla dan Bella, jadi Keenan sedikit paham tentang datang bulan walau tidak sepaham itu juga.
"Aurora, tunggu!" panggil Keenan dengan berteriak.
Mendengar seruan dari suaminya, Aurora pun berbalik dan menatap pria itu sambil mengeryit.
"Kenapa, Mas?"
Keenan menggaruk tengkuknya yang tidak gatal. Sungguh, kini ia bingung sekali. Harus bagaimana mengatakan tentang apa yang ia lihat pada sang istri. Jika mengatakan dengan berterus terang pada Aurora, ia tidak berani juga. Ia tidak ingin membuat istrinya merasa malu.
Bagi perempuan memang datang bulan wajar dirasakan pada setiap bulannya, tetapi mereka pun akan merasa sangat malu jika diketahui orang apalagi yang berjenis kelamin berbeda.
"Itu ... kamu ... _eum,_ sial!" Keenan tidak dapat menyelesaikan ucapannya. Pria itu lantas membuka jasnya dan langsung memasangnya di badan Aurora untuk menutupi noda tersebut.
"Loh, Mas? Kok dipasangin ke aku jasnya?" tanya Aurora dengan wajah bingungnya.
"Udah diam aja. Mending sekarang kamu ke mobil duluan. Nanti saya bakalan nyusul."
Mendengar titahan suaminya,…
Terjerat Pesona Duda Beranak Tiga
Chapter 57
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 90 Episodes
Comments
Sarda Ervana
lanjut dong sistah. saran partnya agak dibanyakin yaa biar aku bacanya semangat
2023-08-29
3
Nurcindy Waruwu
Lanjut ka seruu
2023-08-29
1
Etbia Ekonomi
kuy lanjut
2023-08-29
1