*^____^*
Bina meletakan tasnya dengan terburu, pada entah meja siapa. Membuat manusia-manusia dalam kelas berteriak kaget, mengumpat pada dirinya, namun ia hiraukan. Setelahnya Bina berlari keluar, mengejar seorang gadis dengan rambut hitam lebat dengan riasan pita pink, yang kini berjalan menjauh dari kelasnya. Gadis itu berjalan lambat seperti manusia pada umumnya, namun Bina merasa gadis itu berjalan seperti cheetah, sangat cepat.
Nafas Bina sudah tak beraturan, larinya kini sudah berganti dengan jalan cepat. Dadanya berdebar hebat, keringat juga mulai muncul pada pelipis Bina, badannya terasa panas, padahal cuaca masih dingin, mengingat jam juga masih menunjukan setengah tujuh. Bina menaiki tangga, mengikuti gadis itu, yang mungkin saja menuju toilet sekolah.
Saat memasuki toilet, sudah tak tampak seorangpun disana, namun pintu toilet yang baru saja tertutup menandakan tak hanya Bina sendiri ditempat itu. Bina membasuh wajahnya yang sudah penuh keringat, pada wastafel, menatap dirinya yang sudah setengah kacau pada cermin dihadapannya. Gadis yang ia kejar kini mungkin saja ada dibalik satu pintu toilet yang tertutup itu. Bina akan menunggunya. Ia harus... mungkin meminta maaf pada gadis didalam toilet itu. Bina merapikan dirinya sedikit, menunggu.
Tak lama pintu salah satu bilik toilet terbuka, menampakan gadis yang sendari tadi Bina tunggu. Gadis itu diam ditempatnya, menatap Bina melalui cermin. Aduan tatapan itu tak berlangsung lama, karena gadis dengan balutan seragam SMA persis seperti Bina itu berbalik hendak pergi dari sana.
Sebelum itu Bina memanggilnya.
“Sila.” Ucap Bina cepat.
Namun gadis itu berjalan seolah tak mendengar panggilan Bina. Melihat itu Bina buru-buru mecekal lengannya, menariknya masuk kembali ke dalam toilet.
“Aku... minta maaf.” Bina berucap pelan.
Ucapan Bina membuat suasana pagi yang masih sepi ini begitu hening. Bina diam, menunggu gadis dihadapannya bersuara. Sedang Sila, gadis itu entah memikirkan apa.
“Buat apa?” Sila berucap liri…
Bercerita Tentang Kita
part 24
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 57 Episodes
Comments