"Ya Tuhan. Bukankah itu peti mati?" suara Yudha tercekat.
"Peti mati itu apa Pa?" tanya Rain polos. Ia memang tak tau kegunaan dari benda di hadapannya.
Yudha yang penasaran tak menanggapi pertanyaan putranya. Ia juga mengabaikan karan bunga serta ucapan bela sungkawa yang terletak tak jauh dari peti itu.
Yudha berusaha membuka buka tutup peti itu, yang menurut Yudha sangat berat, entah kayu apa yang di buat menjadi peti itu, hingga tenaga Yudha tak kuat mengangkatnya sendiri, hingga ia memanggil seorang pekerjanya untuk membatu ia membuka peti itu.
Dan ...
Saat peti itu terbuka secara sempurna. Mata Yudha seakan hendak melompat dari tempatnya. Yudha sangat terkejut menyaksikan seorang wanita yang sudah memberinya gelar sebagai ayah dalam keadaan tak bernyawa dan terbujur kaku dengan riasan seperti seorang mempelai wanita.
Yudha merasa seakan ada seseorang yang memukul telak punggungnya sehingga sesak yang ia rasakan semakin menyumbat seluruh jalan pernafasannya.
Ini mimpi atau khayalan? Atau bagai mana? Meski Yudha membenci Soraya, tapi tak terlintas di benaknya jika Soraya mati begitu cepat. Bahkan kemarin ia dan putra mereka Rain menemui Soraya dalam keadaan baik dan sehat wal afiat, lalu apa yang terjadi?
Yudha masih kesulitan mencerna situasi, sebelum tiba tiba ia di sadarkan oleh teriakan putranya yang memekang telinganya.
"Mamaaaa ..."
Rain segera menjatuhkan diri tepat di samping peti mati ibunya. Bocah delapan tahun itu membuang mawar hitam yang tersampir di antara genggaman Soraya.
"Mama Bangun! Ini Rain." Rain menggoyangkan tobuh mamanya menggunakan kedua tangan mungilnya. Dapat Rain rasakan jika jika bagian tubuh mamanya telah dingin.
"Mamaa ..." Rain meraung, sedikit banyak anak laki laki itu telah mengerti arti kematian. Yang mana dengan ini ia akan menjadi seorang piatu, Rain juga tak bisa berangan dan merindukan mamanya setelah ini. Rindunya akan berakhir sia sia jika seperti ini.
"Apa salah Rain hingga Mama meninggalkan Rain? Apa mama benar benar ta…
Ketika Cinta Istriku Habis
Alasan di balik kekejaman
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 102 Episodes
Comments
Cicih Sophiana
warisan... di dunia nyata aja gara" warisan bisa saudara saling benci... anak membunuh orang krn warisan...
2025-04-04
0
Jumiah
ya dunia nyata aj banyak suami istri beda kepercayaan ,...
2025-03-23
0
Jue
Maaf bertanya apa agama Soraya dan apa agama Arjuna ? , Di sini tiada pernikahan berbeza agama kan ? , Kerana untuk orang Islam itu amatlah di larang .
2024-06-25
0