Tengah malam, Bima terbangun dari tidurnya karena kebelet kencing. Selesai kencing, Bima malah tidak bisa tidur lagi, karena bingung, Bima pun pergi ke alam Surgawi untuk latihan kecil.
"Emphh! bau amis!" seru Kong menutup hidungnya.
Bima mengendus tubuhnya sendiri lalu nyengir, Bima berlari ke rumah untuk mandi. Selesai mandi, Bima kembali menemui Kong yang sedang bermalas-malasan.
"Pagi kapan bos? bosan sekali!" ucap Kong.
"Entahlah." jawab Bima malas.
"Kau pingin segera pagi biar bos cepat mati Kong?" tanya Dexter sinis.
"Bukan begitu maksudku bodoh!" jawab Kong kesal.
Mereka berbincang-bincang di sana sambil bermalas-malasan, yang tadinya Bima ingin latihan jadi malah ikut bermalas-malasan bersama mereka. Sampai akhirnya pagi pun datang, Bima keluar dari Alam Surgawi untuk mandi dan sarapan.
Sebelum ke ruang makan Bima menyisipkan surat di album foto keluarga kecilnya. Setelah itu Bima segera pergi ke ruang makan untuk sarapan bersama.
Di ruang makan Bima melihat wajah teman-temannya yang terlihat sangat sangat tertekan dan terus meneteskan air mata.
"Semalem nobar drama kalian?" tanya Bima.
"Hahaha...cengeng sekali mereka." ucap Jhon tertawa geli.
"Ayah ikut?" tanya Bima pada Jhon.
"Tentu saja! ayah sudah lama tidak bertarung." jawab Jhon.
"Berarti bunda juga ikut ya?" tanya Bima menatap Diana yang makan tanpa banyak bicara.
"Bunda mu sedang sedih, entah semalam ikut nonton drama atau gimana. Intinya dia ikut juga." ucap Jhon.
"Om Andi mana kek?" tanya Bima pada Billy.
"Berangkat duluan tadi, katanya mau susun formasi." jawab Billy.
"Ohhh..." ucap Bima menganggukkan kepala.
Selesai sarapan, mereka kembali ke kamarnya masing-masing untuk ganti pakaian. Setelah berganti baju, mereka berkumpul di halaman depan untuk menetapkan susunan formasi.
"Seperti yang kemarin aku sampaikan, tim Junior turun tahap dua, tim Senior turun tahap tiga, dan aku akan urus sisanya. Ingat, jangan paksakan diri kalian! kalau sudah tidak kuat langsung mundur, aku tidak mau kalian mati b…
King Of Universe
Arc 2 Bab 175
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 180 Episodes
Comments