Seketika itu juga pak satpam terperangah mendengar celotehan nenek Rabi. Aku yakin lelaki berumur sekitar empat puluh tahun itu tidak paham kemana arah bicara nenek yang lagi puber kedua didekatku ini.
"Nenek Rabi kok enggak nyambung gitu ya bicaranya, apa karena pengaruh usia ya, jadi sudah mulai pikun, bisik pak satpam padaku, tentu saja dengan suara pelan, namanya berbisik.
"Aku biar sudah tua tapi dengar kamu ngomong apa pak satpam, wajar kamu tidak paham dengan arah bicaraku, nggak bakal sampai fikiranmu," teriak nenek Rabi sambil melotot kearah satpam.
Aku segera memberi isyarat agar dia tak usah meladeni nenek Rabi, karena hanya akan membuat masalah semakin ruwet saja.
"Sudah ya nek, aku sudah mengantar nenek sampai sini. Sekarang nenek pulang ya, aku tidak mau melihat ibuku memarahi nenek, aku tidak tega nek, aku kasian sama nenek, jadi nenek sekarang pulang ya," bujukku pada nenek Rabi.
"Iya kalau kamu yang suruh aku pasti pulang, tapi sebelum pulang nenek ingin bicara serius dulu sama kamu"
Ternyata nenek Rabi masih ingin mengulur waktu, heran aku sama nenek yang satu ini, apa sebenarnya mau dia. Mana perutku sudah lapar banget minta diisi, tadi aku belum sempat makan keburu ibu datang marah-marah.
Sampai diusia empat puluh tahun lebih ternyata sikap bar-bar ibuku bukannya berkurang justru malah semakin bertambah. Kata orang tua dulu jika diusia empat puluh tahun, sifat buruk seseorang tidak berubah menjadi lebih baik, maka sifat itu akan selamanya melekat pada dirinya.
Sepertinya aku harus meminta pendapat kak Anggara bagaimana cara menyadarkan ibuku agar bisa mengubah sifat buruknya menjadi lebih baik.
"Nenek ingin bicara apa, bicaralah, Elena siap mendengarkannya, " ucapku berusaha tetap ramah walau hati ini dongkol pake banget.
"Aku kasian dengan nasib ayahmu yang mempunyai pendamping hidup yang kasar dan kejam seperti ibumu, apalagi setiap bicara ibumu selalu ketus dan tak pernah menghargai suaminya. Pokoknya aku sangat sedih setiap k…
Menikahi Pria Bangkrut Dan Arogan
74. Tidak Sadar Diri
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 151 Episodes
Comments