Kelompak mata bergerak kanan kiri dengan mata tertutup rapat, dahinya penuh dengan keringat, tangannya terkepal erat, kini kepalanya menggeleng sembari bergumam tak jelas. Keira membuka matanya cepat, menatap plafom rumah dengan posisi berbaring, kemudian setelah itu menegakan tubuhnya, meraih gelas diatas meja saat merasa tenggorokan kering dan butuh minum
Keira menghela napas dalam bangkit dari kasur menuju dapur sembari membawa serta gelas kosong untuk diisi air.
Mimpi yang sama selama tiga hari ini terus muncul ketika terlelap tidur, kepalanya menggeleng kecil lalu menuangkan air kedalam cangkir, membasahi tenggorokannga dengan itu. Tak lupa kembali mengisi air tersebut untuk dibawa kembali kedalam kamar
Saat melewati ruang tamu netranya malah menangkap seorang wanita yang tengah duduk disofa. Pupil matanya melebar, tertegun sejenak untuk pertama kalinya melihat ibunya tengah menghisap rokok, diatas meja juga terdapat sebuah botol dan gelas berisi cairan merah
Langkah kakinya berjalan perlahan, semakin dekat Keira bisa melihat raut wajah nelli yang tampak frustasi menatap kosong layar televisi yang gelap. Selama ini Keira belum pernah melihat ibunya seperti itu. Nelli seperti seorang yang sedang punya masalah yang berat. Dengan rasa penasaran, Keira ingin mencari tau mungkin saja ini berhubungan dengan freya
"Mama"
teguran Keira membuat nelli spontan menyebunyikan benda tersebut dibelakang tubuhnya, menatapnya dengan ekspresi terkejut
Keira duduk disamping wanita itu "mama ngga perlu sembunyiin, Keira sudah liat tadi" tuturnya
Nelli menghela napas dalam, kembali menghisap rokoknya terakhir kalinya setelah itu menaruhnya didalam asbak "kenapa belum tidur ini sudah jam dua pagi" balasnya bertanya mengitip jam dinding
"Aku sudah tidur tadi, tapi bangun gara gara mimpi buruk" jawabnya "kalau mama, kenapa belum tidur?, Sampai minum alkohol jam segini, ini pertama kalinya Keira lihat mama merokok!" Keira mengambil remot, menyalakan televisi "apa karena Freya bentar…
Keira Kaureen
bab 29
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 56 Episodes
Comments