"Kau boleh kembali..." ucap Darren pada bawahan.
Setelah membungkukkan setengah badannya, Darren kembali masuk ke dalam lift meninggalkan tuannya bersama istrinya.
"Diam lah di sini dan jangan coba melarikan diri." Titah Darren pada istrinya sebelum ia masuk ke kamar mandi.
Pintu kamar mandi terbuka dan keluarlah pria bertubuh tinggi yang hanya mengunakan handuk yang melilit pinggangnya, sehingga memperlihatkan dada bidang dan perut yang tercetak sehingga membuatnya terlihat kekar.
Arabella memalingkan wajahnya. Demi tuhan ia malu karena telah memandangi tubuh seorang pria meskipun itu adalah suaminya.
"Apa yang kau lihat?" Darren malah berjalan menghampiri Arabella yang sudah ketakutan.
"Tidak, maafkan aku." ucapnya.
"Untuk?" tanya Darren.
"Egh tidak. Aku ingin keluar untuk makan. Aku lapar." ucap Arabella karena berada di sini membuatnya serasa akan mati.
"Berhenti mengatakan alasan!! Kau tidak akan pernah aku lepaskan!!" ucap Darren yang terlihat marah.
Arabella menundukkan kepalanya dengan air mata yang mengalir. Ia menggigit bibir bawahnya agar tidak mengeluarkan suara.
"Jangan menangis!!" teriak Darren.
Hikss
Satu isakan lolos dari mulut Arabella, dan hal itu semakin membuat Darren terbakar amarah.
"Akkk lepaskan..." Arabella terperanjat saat Darren mencekal kedua lengannya dan membuatnya berdiri.
Arabella mendongakkan kepalanya dengan mata sembab dan air mata yang terus mengalir. Dia menatap Darren memohon. Namun, rasa takut semakin ia rasakan saat melihat wajah suaminya yang terlihat sangat marah.
Wajah datar dengan tatapan mata menusuk semakin membuatnya ketakutan
"Aku bilang berhenti menangis!" ucap Darren lagi dengan Deep voice nya.
Arabella kembali mengigit bibirnya. Seringai keluar dari wajah Darren di depannya yang membuatnya semakin ketakutan.
Dengan gerakan cepat tubuhnya sudah terlempar di atas ranjang dan Darren sudah berada di atasnya dengan senyuman menyeramkan.
"Apa yang kau lakukan!!" teriak Arabella ketakutan.
"Menurut mu..." jawab Darren deng…
Unforgettable Memories
UM - Pelajaran Untuk Istri (Part 1)
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 70 Episodes
Comments