Jangan pernah macam-macam padaku Euis! Karena aku bukanlah Asih yang dulu, yang lemah dan hanya bisa menangis ketika diperlakukan tidak adil! Sekarang, aku tidak akan pernah tinggal diam ketika seseorang berlaku tidak adil kepadaku!" Ucap Asih dengan tegas lalu melepaskan tangan Euis dengan kasar.
"Sekarang pergilah sebelum aku melakukan sesuatu yang tidak-tidak kepadamu. Dan jangan lupa untuk selalu memantau suami kesayanganmu itu!" Lanjut Asih sambil tersenyum miring.
Karena tidak ingin bicara panjang lebar bersama wanita itu, Asih pun berniat meninggalkannya di sana. Baru saja ia berbalik dan ingin membuka pintu rumahnya, tiba-tiba Euis mengambil sebongkah batu, sebesar kepala anak kecil di samping kakinya yang kemudian ingin ia layangkan ke kepala Asih. Namun, hal itu tidak terjadi karena seseorang menahan pergerakan Euis dari belakang.
"Hentikan!" Teriak seseorang itu.
Seketika Euis berbalik lalu menatap seorang lelaki yang memiliki bentuk tubuh sempurna dengan kulit putih, berdiri tepat di hadapannya. Euis terdiam sejenak sambil menatap tajam ke kedua mata agak sipit milik lelaki itu.
"Siapa kamu? Jangan berani ikut campur dengan urusanku," ucap Euis kepada lelaki itu.
Setelah dirasa aman, lelaki itu pun segera melepaskan tangan Euis yang kini masih berada di depan cengkeramannya. Batu yang tadi berada di dalam genggaman Euis, akhirnya jatuh dan kembali ke tanah.
"Tidak penting siapa aku. Yang jelas jangan pernah macam-macam sama wanita itu. Jika kamu berani mengganggunya, maka aku tidak akan segan-segan untuk turun tangan," jawab lelaki itu dengan tegas.
Asih tersentak kaget. Ia segera berbalik lalu menatap seseorang yang datang menolongnya.
"A Raka?!" Pekik Asih yang kaget melihat sosok Raka yang tiba-tiba muncul di hadapannya.
Lelaki itu segera menghampiri Asih, lalu berdiri di sampingnya. Sementara Euis masih saja terdiam dengan tatapan tajam menatap Raka
"Sekarang pergilah, Euis. Ini terlalu pagi untuk membuat onar di kediaman orang. Apa kamu tidak kasiha…
TERGODA JANDA PIRANG
Kesekian Kalinya Raka Menolong Asih
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 45 Episodes
Comments