"gimana pak? Apa bisa di benerin lagi?" tanya Daniel berharap
Kedua pemuda yang tak lain Daniel dan Nardi saat ini berada di sebuah toko pembuatan jam. Mereka juga sudah meminta seseorang untuk memperbaiki kalung yang mereka temukan, dan akhirnya kalung itu bisa juga di bersihkan dari karatan nya. Tinggal menunggu jam tangan nya saja.
"hm ini jam tangan udah lama banget, tapi tenang aja gue bakalan perbaiki kok tapi agak lama." ucap pemilik toko yang ternyata teman nya kedua pemuda itu
"huff oke, gue tunggu, karna bagaimana pun ini barang bukti." ucap Daniel
Pemilik toko sedikit terkejut mendengar kata bukti, dia menaikkan alisnya lalu menatap Daniel.
"bukti apaan bro? Lo punya masalah kah sampe ada barang bukti segala?" tanya pemilik toko heran
"ah itu anu punya orang lain." jawab Daniel menegang dengan keringat dingin
Pemilik toko menyipitkan matanya sedikit curiga terhadap temannya itu, Nardi segera bersuara sebelum pemilik toko bertanya lebih.
"iya iya betul itu.. ya udah ya kami pergi dulu. seminggu lagi kami datang." ucap Nardi menampilkan deretan giginya sambil membawa Daniel pergi
"oh ya udah sampe jumpa." pemilik toko hanya mengedikan bahu saja melihat itu
Mereka pun pergi menjauh dari toko pembuatan jam dan berakhir di sebuah warung makan.
"hahh.. untung aja kita pergi cepat, sebelum Bobi bertanya lebih." ucap Nardi menarik nafas
"iya Lo benar. Tapi gimana dengan kalung nya?" tanya Daniel yang terpikirkan kalung nya
Nardi mengangkat alis nya bingung, kalung itu kan udah di bersihkan dengan benar tapi kok Daniel masih kepikiran, pikir Nardi
"napa Lo mikirin tu kalung? Kalung nya kan udah bersih lalu untuk apa lagi? Kita simpan lah buat bukti." balas Nardi
"bukan itu, masalah nya kalung itu benar ngak punya nyokap gue. Itu yang bikin gue kepikiran." ucap Daniel mengungkapkan pikiran nya
Nardi terdiam cukup lama dan tak lama ia bersuara.
"Lo masih ingat ngak terakhir kali ibu Lo make kalung ini." ucap Nardi dan Daniel terdiam mengingat ingatan yang sudah meng…
Cinta Anak SMA
Nasib orang suruhan
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 144 Episodes
Comments