Semua orang merasa panik terlebih mereka tidak mengetahui dengan jelas siapa sebenarnya yang meninggal.Karena Darmi sendiri lupa dimana tempat rumah sakit yang menelponnya.
Setelah mendatangi berbagai rumah sakit dan menanyakan perihal kecelakaan.Akhirnya mereka menuju rumah sakit di daerah Bogor yang dirasa mirip dengan peristiwa kecelakaan.
Setelah bertanya dengan beberapa pihak rumah sakit.Akhirnya Airin dan Dion mendatangi rumah sakit yang ada di wilayah Bogor.Saat sampai disana segera bertanya pada pihak rumah sakit.Mereka berdua bergegas menuju kamar jenasah.
"Kak,aku atau kakak dulu yang masuk." ucap Dion sambil memegang bahu Airin.
"Biar aku dulu,kamu tunggu diluar ya." ujarnya sambil menuju kamar jenasah.
Dengan tangan yang bergetar Airin membuka jenasah yang ada didepannya.Karena disitu hanya tersisa satu jenasah yang masih belum dibawa pulang.Saat dia membuka kain penutup jenasah air matanya mengalir dengan deras dan dia berlari keluar dan memeluk Dion.
"Kak,siapa yang meninggal?" tanya Dion yang ikut sedih melihat Airin masih saja menangis.
Karena tidak kunjung berhenti menangis Dion segera masuk keruangan jenasah dan melihatnya sendiri.Saat keluar dia juga nampak bersedih.
"Aku tidak menyangka kak Dipta akan pergi secepat ini.Maafkanbaku kak,aku belum bisa menjadi adik yang baik untukmu." ucap Dion sambil menahan air matanya.
"Maaf atas nama ibu Airin,ini jenasahnya boleh dibawa pulang." ucap seorang perawat.
"Maaf sus bagaimana kronologis kecelakaannya?" tanya Dion.
"Menurut dokter yang waktu itu sedang berjaga saat pasien dibawa kesini sudah tidak bernyawa.Sedangkan seorang wanita yang yang diyakini bersama dengan korban dipindahkan dari rumah sakit ini.Dia mengalami patah tulang kaki dan kaki kanannya harus diamputasi."
"Apa mungkin itu Anita,atau jangan jangan itu Mia." ucap Airin.
"Entahlah kak,ayo kita segera bawa jenasah kak Dipta pulang.Kita harus segera memakamkannya,kakek tidak bisa dihubungi jika menunggu kakek kasian kak Dipta.Aku akan se…
Suamiku Bukan Ayah Dari Anakku
Menguak kebenaran
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 41 Episodes
Comments