"Sayang, sayang, sayang kamu di mana?" panggil Ardana karena dia tidak menemukan Hana di dapur
"Kenana dia di jam seperti ini" ucap Ardana lagi sambil melihat kompor yang masih menyala dan saat Ardana akan masuk keruang Tv Hana baru masuk kedapur dari pintu samping dan itu membuat Ardana sangat kaget
"Sayang kamu mengagetkan ku saja" ucap Ardana karena tidak menyangka jika Hana akan masuk lewat pintu belakang dan Hana hanya tersenyum tipis karena melihat betapa kagetnya Ardana saat dia membuka pintu
"Kamu dari mana di jam seperti ini, apakamu tidak takut hantu?" tanya Ardana dengan kesalnya
"Aku lebih takut jika terus berdekatan dengan Anda dan untuk Hantu aku tidak takut karena aku belum pernah mendengar ada orang yang mati di bunuh Hantu" jelas Hana yang memang pemberani
"Kenapa kamu takut padaku memangnya tampangku ini terlihat seperti akan menyakiti mu?" tanya Ardana serius
"siapa yang tahu? hati manusia tidak bisa di tebak" ucap Hana sambil berlalu menuju kompor yang masih menyala
"Oh, Baiklah karena kamu sudah menuduhku yang tidak-tidak jadi jangan salahkan aku jika aku akan berbuat buruk pada mu" ucap Ardana yang ingin menggoda Hana dan Hana menoleh dengan tatapan tajamnya pada Ardana
Tatapan Hana seolah menantang Ardana untuk melakukan sesuatu yang bisa menyakiti dirinya namun karena Ardana tidak berniat menyakiti Hana jadi Ardana hanya berkata "Untung kondisi ku sedang seperti ini jika tidak sudah ku makan kamu".
Hana tersenyum karena dia merasa menang lalu berkata "Sudahlah jika bapa masih lelah tidur saja lagi tidak usah perdulikan aku".
"Aku tidak bisa tidur jika suara aktifitas mu masih terdengar " keluh Ardana
"Tidak, tidak akan terdengar bunyi perabotan lagi karena pekerjaan ku hampir selesai tinggal menunggu kacang hijaunya menjadi bubur sudah beres".
"Berapa lama lagi buburnya jadi?" tanya Ardana sambil mengucek matanya yang kini sangat sulit untuk di buka
Ardana menungu jawaban dari Hana tapi setelah lama menunggu dan tidak mendapat jawaban, Ard…
Aku Seorang Wanita
Paksa Hana
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 58 Episodes
Comments