Sebuah mobil mewah hitam melesat dengan cepat menembus jalan raya yang cukup ramai.
"Sial!, berani-beraninya mereka menyentuh Karamel di depan mata ku!" ujar Haru yang merasa kesal.
Beberapa saat sebelum nya, Haru yang sebenarnya sudah berada di dekat lokasi yang di bagikan oleh Karamel, langsung melihat beberapa orang pria dengan tubuh besar, sedang mengganggu seorang wanita yang bertubuh mungil dan Haru hendak menolong nya. Awal nya Haru tidak mengira jika itu adalah Karamel, namun ketika para penjahat itu berhasil membius dan membopong tubuh Karamel masuk ke dalam mobil. Haru langsung membulat kan mata, dan langsung melesatkan mobil nya untuk mengikuti para penjahat tersebut.
"Kemana mereka membawa Kara?" gumam pelan Haru.
Para penjahat itu membopong tubuh Karamel masuk ke dalam sebuah rumah tua yang besar. Haru yang masih memantau dari dalam mobil, berusaha untuk mencari ide menyelamatkan Karamel, dan tidak melakukan hal gegabah, karena bersangkutan dengan hidup Karamel saat itu.
"Tenang Haru, kau harus memikirkan rencana yang matang." ucap Haru.
Karamel membuka perlahan mata nya, dengan rasa pusing yang masih terasa.
"Aduh ... , kepala pusing banget .... " ujar Karamel.
Karamel yang belum sepenuhnya sadar, melihat samar sebuah tempat yang terlihat gelap dan cukup menakutkan.
"Hah!, dimana aku??" ujar Karamel, merasa terkejut.
Karamel baru menyadari bahwa dirinya kini tengah di ikat dengan erat di sebuah tiang yang cukup besar.
"Ah!, sialan!, lepaskan aku!, kenapa kalian menculik ku!!" teriak Karamel dengan marah.
Karena keriuhan suara yang di buat oleh Karamel, membuat salah satu penjahat menjadi marah.
"Diam!!, dasar wanita berisik!" teriak penjahat itu dengan keras.
Karamel merasa tidak takut sama sekali, dan malah melotot tajam ke arah penjahat itu.
"Tidak mau!, aku tidak akan berhenti berteriak sebelum kau melepaskan ku!!!" teriak Karamel.
Karena merasa kesal, dengan hati penuh emosi, penjahat itu langsung mendekat dan plak!, satu tamparan keras mendarat…
Event Organizer Of Love
Siksa dia!
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 72 Episodes
Comments