'' aneh sekali..'' ujar Kahfi masih menatap lekat Aisyah
'' Abang ini kenapa sih.. ayo makan.. jangan pikir kan perihal itu.'' ujar Asiyah pada Kahfi
aku hanya menatap ke dua nya secara bergantian, ketara sekali wajah keheranan Kahfi di sini
.terlalu banyak perubahan yang tidak di ketahui oleh Kahfi dalam keluarga kami yang terlewat kan oleh nya
'' sudah makan, jangan melihat nya terus..'' ujar ku menatap ke arah Kahfi
'' aneh saja kak, biasa nya kalau kembar itu selalu kemana-mana berdua kan .'' ujar Kahfi masih tidak percaya dengan Aisyah dan aisiah gadis kembar di keluarga kami
'' mereka kembar yang berbeda..'' saut ku enteng yang mendapat kan anggukan dari Aisyah
akhir nya Kahfi memilih sibuk makan sesekali sibuk menatap Aisyiah yang berada di depan nya
Mungkin saja Kahfi masih keheranan dengan adik kembar nya itu,
Selesai makan kami pun kembali masuk ke kantor, hingga larut sore ketika kami hendak pulang Kahfi menawari ku untuk ikut dengan nya pulang ke rumah mama
'' yakin tidak mau ikut kak .'' tanya Kahfi untuk kesekian kali nya
'' kayak nya enggak deh dek, besok saja, Kaka juga gak ada bawa ganti, kalau besok kakak janji deh, bawa ganti dan ikut kamu pulang..'' jawab ku menolak penawaran nya
'' baik lah, kalau itu mau nya kakak..'' ujar Kahfi pula
Ia bergegas masuk begitu juga dengan ku, aku memilih menaiki motor milik ku untuk pulang ke rumah
Karena aku meninggal kan mobil ku di rumah mama, dan memilih membawa motor ke rumah mas imam
Sesampai nya di rumah, tentu saja yang ku dapati hanya lah rumah sepi tak berpenghuni sama sekali
Hingga Malam semakin larut, setelah pergi bekerja seharian kini pulang menatap rumah yang kosong tidak ada penghuni nya sama sekali
entah kemana pergi nya mas imam, ketika aku membuka pintu rumah, semua nya terasa sunyi
'' tau begini, aku tadi ikut dengan Kahfi saja, dari pada sendirian di dalam rumah, seperti orang bodoh saja aku ini..'' sesal ku seorang diri
mana mungkin ada yang mendengar celoteh ku, kecuali tembok dan yang l…
Putri Yang Hilang 2
Hanum 18
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 63 Episodes
Comments