Zahira bernapas lega setelah mendengar penjalasan tentang keadaan ibunya dari Dokter. Ibunya memang terluka, tapi hanya luka ringan. Namun, yang membuatnya pingsan agak lama. Wanita syok karena tiba-tiba ada yang menyerang rumahnya.
"Alhamdulillah, Bu. Ibu tidak mengalami luka serius. Ibu tahu? Ibu membuat Hira sangat takut," ucap Zahira sambil memegang telapak tangan ibunya.
"Maaf ya, Nak. Ibu sudah membuatmu khawatir."
Zahira menggeleng. "Ibu tidak bersalah. Jadi, kenapa harus minta maaf? Ini semua musibah, Bu," balas Zahira.
"Bagaimana keadaan para pekerja kita? Tidak ada yang menderita luka serius kan?" tanya Ranti cemas. Sebelum dia pingsan, dia sempat melihat para penyerang itu menyerang petugas keamanan dan beberapa pekerja di rumah.
"Tidak ada, Bu. Alhamdulillah, semua yang terluka, hanya mengalami luka ringan," jawab Zahira sesuai fakta yang ia dengar.
"Alhamdulillah, syukurlah kalau begitu." Ranti ikut lega. Namun, beberapa saat kemudian wanita itu mengingat tentang Pak Remon, pekerja baru di rumahnya. Sebelum insiden itu terjadi, dia sedang bertanya tentang siapa sebenarnya sosok Remon itu.
"Hira. Lalu bagaimana dengan Pak Remon? Apa dia terluka?" tanya Ranti dengan raut wajah cemas.
Zahira menggeleng. "Kata Bik Lastri dan Pak Eman, dia diculik oleh orang-orang itu. Hira sudah laporkan kejadian ini ke pihak yang berwajib. Semoga Pak Remon segera diketemukan ya, Bu dalam keadaan sehat wal 'afiat," jawabnya.
"Amin." Ranti ikut mengaminkan. "Tapi, Nak, kenapa Pak Remon diculik? Apa kecurigaanku selama ini benar?"
"Ibu curiga apa?"
"Ibu curiga kalau dia adalah Pak Re, mantan majikan ibu, suami Devita, ayah dari Abian dan Armand. Ibu curiga kalau dia itu mertuamu Hira. Tapi... Pak Re sudah meninggal. Tidak mungkin kan, dia bisa hidup kembali?" jawab Ranti. "Ohya, tadi selain ada orang-orang yang menyerang kami. Ada juga orang-orang yang tak dikenal yang menolong kami. Ibu jadi bingung."
Zahira kembali diam. Ibunya curiga kalau pekerja baru itu adalah Pak Re. D…
Perjuangan cinta, Zahira!
Bab 35
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 63 Episodes
Comments