Sham sangat mendengar apa yang baru dibilang orang yang baru bicara pada Mbak jum itu, membuat Sham terheti melangkah.
"Suara itu?? " kata Sham tidak percaya.
Sham sangat mengenal suara itu, untuk kedua kali Sham mendengar suara itu semenjak dia kembali dari rumah sakit pertama kali dirinya mendegar suara Rena pas ditaman dan ini kedua kalinya.
"Kenapa suaranya mirip sekali dengan Suara Rena." pikir Sham masih berdiri tidak jauh dari mbak jum yang saat ini masih bicara dengan Rena.
Sham dapat mendegar pembicaraan mereka berdua saat ini masih membicarakan tentang ketampanan Sham.
"Ada Saja Mereka berdua, memang segitunya aku tampan bagi mereka yang baru lihat."Kata Sham dalam hatinya.
Sham berjalan berlahan kearah tempat piknesnya dan duduk di salah satu alat yang bisa dia pakai untuk melatih otot tubuh lebih kuat dan nyaman dirasakan Sham.
Namun saat bersamaan Ardi juga baru sampai diruang piknes dengan salah satu berkas ditangannya
"Pagi tuan Sham!! " Sapa Ardi dengan rapi oleh gaya yang memakai Jas hitamnya itu.
"Pagi Ar, ada apa kamu datang sepagi ini? " Tanya Sham santai.
"Ini tidak bisa diwakilkan tuan muda ada berkas yang perlu tuan tanda tangan pagi ini harus diserakan pada Rekan bisnis kita." Kata Ardi menjelaskan itu semua pada atasan nya itu.
"Apa ada lagi yang kamu ingin sampaikan Ar? "kata Sham acuh tidak terlalu tertarik dengan apa yang dikatakan oleh asistennya itu.
"Ada tuan, siang nanti tuan harus konrol lagi kerumah sakit tuan, siang nantik jadwal tuan sudah ditunggu oleh dokter Fran." Kata Ardi menjelaskan.
" Baiklah jika begitu, bawak sini berkas yang ingin saya tanda tangan, jika tidak kamu silakan pergi." akata Sham dengan sedikit mengacam Ardi.
"Jangan begitu tuan, jangan meyulitkan aku, selama ini aku berjuang sendiri lebih satu tahun tuan Meningalkan aku di perusahaan."Kata Ardi jujur pada Sham.
"Jika kamu merasa bengutu kenapa kamu tidak mengundurkan diri saja Ar, masih tetap bertahan dengan keadaan kamu yang sulit itu."Kata Sham penuh teka…
My Maid Is My Wife
Menepis kembali tentang Rena
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 64 Episodes
Comments