Mutia menyapu teras rumah sembari bernyanyi santai mengikuti iringan sapu ia berjalan pelan lalu kemudian kedua matanya menangkap sosok yang tak asing tenga berdiri 5 langkah dari dirinya. Bahkan dengan sombongnya Mutia berbicara dengan nada ketus sembari mengacungkan sapu kearah sosok tersebut.
"Masih hidup rupanya kamu! Aku kira kamu lebih memilih tidur di rumah sakit, tidak ingat rumah dan tidak ingat pekerjaan mu! Asal kamu tau yah Rubby aku kerjain seluruh pekerjaan rumah ini hanya sendirian dan berhubung sekarang kamu sudah kembali seluruh pekerjaan rumah ini aku serahkan semua pada mu!"
"Hey Mutia! Jaga sikap mu yah. Ingat Rubby bukanlah seorang pelayan seperti dirimu namun dia adalah majikan di rumah ini jadi kamu tidak akan ada hal untuk menyuruhnya!" Suster Ana memarahi Mutia dan membela Rubby.
"Heleh, sudah sudah tidak perlu ajarkan aku soal itu karena yang berhak atas rumah ini adalah tuan Andre dan bukan dia! Ingat tuan Andre bisa saja mengusirnya jika dia mau!"
"Ck, aku heran bisa-bisanya Andre menerima pelayan rumah tangga yang julid seperti kamu!"
"Lagian kamu itu siapa! Kamu tidak berhak mengatur segalanya, dan lagi pula kamu dulunya adalah mantan pelayan di rumah ini kan jadi yang aku harap kamu jangan jadi kacang yang lupa sama kulitnya!"
"Bisakah kamu jaga sikap! Apa kamu tidak tau kalau kamu sedang berbicara kepada orang yang lebih tua dari mu sekarang!" Rubby berkata tegas itu membuat Mutia terdiam.
"Kamu berani melawan aku sekarang!" Tantang Mutia dengan tatapan tajamnya. Bukannya malah takut Rubby maju beberapa langkah lalu dengan cekatan ia mencengkram rahang wanita itu.
"Aku bisa saja membuat mu tidak bisa berbicara bahkan bila perlu merobek mulut kotor mu sekarang juga!" Rubby berbicara tegas di ikuti seringai tajamnya.
Mutia menjadi takut lalu kemudian menghempaskan tangan Rubby dan mundur beberapa langkah.
"Kau! Kau! Ada apa dengan mu!" Ucap Mutia tergagap sembari memegang rahangnya yang terasa sakit.
Ternyata bukan hanya Mutia yang terc…
Dendam Rasa Membarah
Perubahan Sikap
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 50 Episodes
Comments