Dengan bantuan dari Dokter Anam, Sardi sopir truk yang menabrak Dika akhirnya bebas bersyarat.
Seorang lelaki tampak mengepulkan asap rokok ke angkasa. Ia sesekali menengok ke gerbang Sekolah Dasar di depannya.
Seorang anak kecil berlari menghambur kearahnya dengan wajah ceria.
"Bapak!!" serunya kemudian memeluk erat tubuhnya
"Gimana sekolahnya hari ini?" tanya Sardi
"Aku dapat nilai 100," ucapnya begitu bahagia kemudian menunjukkan kertas ulangannya kepada lelaki itu.
"Wah anak bapak hebat ya, yaudah sekarang kita pulang,"
Sardi kemudian menggandeng lengan kecil putranya dan mengajaknya naik ke atas truk tronton nya.
Ia menghentikan truk nya di depan sebuah rumah kecil yang terletak di pinggir jalan.
Sardi segera menghampiri seorang wanita yang terbaring lemah diatas dipan kayu. Nafasnya tampak kembang kempis dengan bunyi yang sesekali terdengar seperti seorang penderita asma.
Istri Sardi menderita bronkitis akut di tambah asma membuat wanita itu tak bisa bergerak bebas.
"Bagaimana kabarmu dek, apa obatnya sudah habis?" tanya Sardi
"Kabar baik Mas, kapan kamu bebas?"
"Baru saja," Sardi kemudian membantu istrinya duduk
Ia kemudian mengambil botol obat yang tergeletak di meja dan membukanya.
"Sudah mau habis rupanya, nanti Mas beli lagi kalau udah dapat kiriman uang dari Bos," ucap Sardi
Ia kemudian menuju ke kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya, sedangkan sang istri menuju ke dapur untuk mempersiapkan makan siang untuknya.
Setelah makan siang Sardi tampak menghabiskan waktu bersama istri dan anaknya dengan bercengkrama bersama istri dan anaknya sambil menonton televisi.
Setelah melepas kangen dengan anak dan istrinya, Sardi segera bersiap untuk melakukan misi keduanya mengeksekusi Dika.
Sebelum menjalankan misi menghabisi Dika, Sardi lebih dulu mendatangi sebuah bank swasta untuk mengecek apa Anam sudah mengirim uang pembayarannya atau belum.
Saat sedang mengantre ponselnya berdering, ternyata puteranya menelpon.
"Ayah, sakit ibu kambuh,"
Sardi buru-buru pergi…
DOKTER CINTA
6. Dilema Sardi
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 42 Episodes
Comments
Ayuk Witanto
Sardi malu lah gegara dia sudah mencelakai Dika
2024-01-01
0
Ayuk Witanto
menghampiri saldo..
2024-01-01
0
Cat's
Banyak typo nih
2023-12-25
0