"Mama mana?" tanya Laras, pada Raya yang sedang bermain dengan baby Leon.
"Masih di kamar, papa juag udah sampe kok." jawab Raya, Laras mengangguk. Ia pun lanjut ke dapur, karena perutnya sudah berdemo.
"Kakak di sini?" Laras menarik kursi, Nuri mengangguk
"Perutku kelaparan terus, padahal baru dua jam yang lalu aku makan." jawab Nuri
"Bang Ken sama bang Bima udah sampe?" Nuri menggelengkan kepalanya
"Mereka masih ada meeting, karena papa pulang lebih dulu. Jadi mereka yang harus mewakili, untuk hadir." Laras mengangguk
"Aa udah makan?" Bintang mengangguk
"Tadi siang sudah, nanti saja makannya. Aku hanya ingin mengawasimu makan" jawabnya
"Haish... memang aku kalo makan kenapa? Ga akan ngereog juga, ga mungkin makan sambil kayang." ucap Laras, Nuri hampir tersedak, ia pun segera mengambil air minumnya dan menenggaknya sampai habis.
"Ahhhh... hampir saja" ucapnya
"Lagian kalo kamu makan sambil kayang, yang ada itu bayi lahir di punggung. Amit-amit... amit-amit" ucap Nuri, seraya mengetuk kepala dan meja bergantian.
"Mang aku sundel bolong apa, ishhh" Laras menyuapkan makanan yang sudah di ambilkan suaminya
"Yang lain kemana?" tanya Laras, karena tidak melihat nenek, onty dan si bolo-bolo
"Oma masuk kamar, sepertinya lelah banget. Onty Clarisse dan Belle, sedang di taman belakang." jawab Nuri, ia pun menyudahi makannya. Lanjut ke arah wastafel dan mencuci piring dan gelas, bekasnya makan.
"Aku ke depan ya, nemenin kak Raya." Laras mengangguk, karena mulutnya yang penuh.
Saat sedang asyik mengunyah, sang papa masuk ke ruang makan.
"Pah.." ucap Laras takut-takut, Arjuna menatap putrinya.
"Apa kamu akan mengulangnya lagi?" tanya Arjuna to the point, Laras diam dan menggelengkan kepalanya.
"Maaf" ucap Laras pelan, Arjuna menghembuskan nafas pelan. Ia mendekat ke arah Laras dan mengusap kepalanya
"Jangan sampai terulang, kamu tidak tau setakut apa papa."
"Iya pa" jawab Laras
"Mama mana?" tanya Laras, ia tau pasti mamanya kena marah oleh sang papa. Ini semua karenanya, mama…
Cewek Gesrek Vs Bad Boy
Kedatangan Teman-teman
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 231 Episodes
Comments
Isabela Devi
akhirnya papa Ajeng dan papa Arjuna berdamai
2024-05-07
2
Tri Handayani
semua berakhir d atas ranjang dan merasakan bahagia.
2024-05-04
1
fifia
yeeee sudah adem ayem yeee
2024-05-04
1