"kapan abang bisa bersikap tegas? , aku juga butuh kepastian dan anak kita juga butuh status! Abang bilang kalau anak kita lahir akan diurus segera akta lahir nya tapi kapan bang?" Tuntutan Rani.
" iya dek, sabar gimana aku bisa mengambil sikap,, cika masih sekolah SMA dan Rafa juga kondisinya seperti itu anak-anak ku masih membutuhkan ku dek" sahut Burhan .
" jadi aku gak membutuhkan abang? Alif juga? Kami jadi dianggap apa bang?" teriak Rani sambil melemparkan pakaian-pakaian yang belum di setrika.
Burhan pun menjadi bingung dan semakin tertekan . Sementara Rani menagih janji nya untuk dinikahi secara legal dan itu artinya Burhan harus menceraikan Lasmi. Tapi di hati kecil Burhan ia tidak tega dan tidak bisa memilih salah satu , Apakah ini yang dinamakan ketamakan???
Hari ini Burhan mencoba bicara dengan Lasmi, mungkin dia ada jalan keluar.
"Las, gimana dengan Rani,dan anak nya?" ucap Burhan dengan sedikit terbata.
" Ketika kau melakukannya ga berfikir bakal jadi anak ha..? Dan gak berfikir kami semua ini hanya demi kesenangan mu?" Bentakku kepada pria yang sedang tertunduk lesu duduk di lantai kamar ku. Dan sedang aku berada diatas tempat tidur.
"Aku sudah tahu semuanya dan anak-anak juga sudah tahu, bukan berarti kami diam kamu bisa seenaknya aja mas!"
"iya, aku harus gimana? Anakku baru lahir, gak mungkin aku ninggalin dia, tunggu sebentar lagi anaknya sedikit besar ."
"mas, aku ga butuh janji ini itu, yang aku mau sekarang janji kamu semua uang pesangon mu untukku , " tuntutan ku ke mas Burhan, biarlah aku dianggap wanita gila uang tidak ada lagi di benakku tentang cinta mu yang ku pertahankan hak anak-anak ku .
" Iya aku akan kasi semua uang pesangon ku Las, dan kamu bangun lah rumah baru untuk kalian aku serahkan semua sama kamu" .
Hari pun berlalu masih seperti biasa Mas Burhan lebih sering menghabiskan waktu dengan Rani dan anak mereka. Cika pun makin ga terkontrol dia sudah berani gak pulang .
Kemana cika dari semalam gak pulang aku pun tidak b…
PISAH RANJANG
tuntutan istri siri
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 52 Episodes
Comments