" ANGKAT TANGANMU!!! "
Seruan menggelegar datang dari Kapten Thorne, pemimpin tim prajurit terkuat kerajaan. Dia bersama pasukan berkudanya mengepung Surya.
" KUBILANG ANGKAT TANGANMU!! ",
Serunya sekali lagi, namun tidak ada jawaban dari Surya, dia masih menatap Stellarians yang dia bunuh.
" Bagaimana ini Kapten? dia tidak menjawab namun juga tidak menyerang. Apa dia menyerah?", tanya seorang prajurit
" Mendekatinya mungkin akan berbahaya, tapi tidak ada cara lain", dia lalu menyuruh prajurit itu untuk pergi menghampiri Surya
"Aldi, aku minta kau untuk mendekatinya"
" Baik, Kapten"
Kletak-kletak... langkah kuda membawa prajurit itu mendekati Surya yang berdiri bungkuk. Dia turun dari kudanya dan berjalan perlahan. Semua timnya turut menahan nafas saat prajurit itu menelengkan kepalanya untuk melihat wajah Surya. Alangkah terkejutnya, dia lantas kembali ke kapten Thorne
" Kapten, sepertinya dia lagi dalam keadaan tidak sadar ", katanya
" Tak sadarkan diri? maksudmu pingsan sambil berdiri? "
" Benar "
***
Aku terbangun lagi di tempat yang sepi namun disinari cahaya terang. "Sial, tempat ini lagi. Apa aku mati lagi?", Saat hendak bangkit, suara seseorang menyapa dari belakang.
" Yo "
Aku menoleh, entitas cahaya ungu-merah ini datang menyambutku lagi,
" Sial, kau lagi. Jangan katakan padaku kalau aku mati lagi saat melawan Stellarians "
" Hahaha, jangan pesimis begitu. Yah, duduklah dulu, mari kita sedikit bercerita "
Aku menurutinya dan langsung duduk
" Jadi apa aku mati lagi? ", tanyaku penasaran
" Hmmm.... Secara teknis kau tidak benar-benar mati, hanya dalam kondisi koma "
" Koma ya.. "
" Tidak, lebih tepatnya kritis, Benar-benar kritis. orang-orang mengusahakan yang terbaik untuk tetap membuatmu hidup "
" Cukup bagus, asal tidak mati saja. Lalu, karena apa aku kritis? apa Stellarians itu berhasil kukalahkan? "
" Kau terlalu berlebihan menggunakan Luminescent Stellar, akibatnya seluruh tubuhmu hancur. terutama dari kedua tangan sampai ke punggungmu, menghitam sepe…
PEMBALAS STELLARIANS
Interogasi
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 25 Episodes
Comments