Kicau burung terdengar riang bersahutan di sertai suara gemerisik angin yang meniup lembut ranting pohon mawar. Bella mengerjapkan mata dengan pandangan yang masih kabur, gadis itu menatap ke sekelilingnya. Ruangan yang ia lihat bukanlah kamar hotel yang biasa ia tinggali. Dinding-dinding yang berwarna pastel, perabotan antik nan elegan, semuanya terasa begitu baru dan mewah. Belum sempat ia memproses lingkungan barunya, ketukan lembut di pintu membuyarkan lamunannya.
"Nona Asabella? Waktu sarapan sudah tiba," suara halus seorang pria terdengar dari balik pintu.
Ah, iya. Ia baru saja ingat. Sekarang Bella tengah berada di kediaman utama milik Arben. Gadis itu menepuk dahinya karena sempat melupakan hal tersebut.
Bella kemudian beringsut dari tempat tidur. Tak lupa, ia berjalan ke arah cermin untuk memastikan air liur tidak membekas di wajahnya. Dia lalu bergegas menuju ke arah pintu dan membukanya.
"Selamat pagi, Nona Asabella,' sapaan hangat dari seorang pria yang kemarin menyambut kedatangannya bersama para pelayan yang lain.
"Selamat pagi." Bella tersenyum menjawab salam.
Pria paruh baya itu lantas memberikan sebuah lonceng kecil pada Bella."Tuan Besar telah menunggu Anda untuk sarapan di taman belakang. Kalau Anda sudah bersiap dan butuh bantuan, silahkan bunyikan lonceng itu maka pelayan akan segera datang dan mengantar Anda ke sana."
"Terimakasih, Paman ...."
"Darwis, silahkan panggil nama saya jika Anda butuh bantuan." Pria itu menunduk sopan lalu melangkah pergi.
Sepeninggal Darwis, Bella langsung menutup pintu kamar sambil menenteng lonceng kecil itu di tangannya. Gadis itu kemudian menaruh benda tersebut di nakas tempat tidur dan melangkah menuju deretan lemari yang berada di pojok ruangan.
"Hemm, baju apa yang harus ku pakai?" gumam Bella seraya memelototi deretan gaun yang telah di susun rapi oleh pelayan. Mata gadis itu lalu terfokus pada sebuah gaun warna kuning bermotif bunga matahari. "Sepertinya itu cocok."
Dia lalu mengambil baju itu dan…
My Little Bride
40.
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 42 Episodes
Comments